Kota Gorontalo

Wali Kota Adhan Imbau Masa Aksi Jangan Anarkis

×

Wali Kota Adhan Imbau Masa Aksi Jangan Anarkis

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea saat memberikan sambutan di kegiatan pembinaan tradisi adat Momeati di Bandayo Lo Yiladiya, Kamis (22/5/2025). (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea saat memberikan sambutan di kegiatan pembinaan tradisi adat Momeati di Bandayo Lo Yiladiya, Kamis (22/5/2025). (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)

Hibata.id – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, mengimbau agar aksi unjuk rasa yang rencananya digelar pada 1 September 2025 berlangsung tertib dan tidak berujung anarkis. Aksi yang akan melibatkan mahasiswa dan sejumlah organisasi lintas sektor ini, menurut Adhan, merupakan bagian dari hak konstitusional warga negara.

“Silakan demo, itu hak. Tapi yang lebih penting, DPRD harus menerima mereka dengan baik. Kalau aspirasi ditampung, tidak ada alasan terjadi gesekan,” kata Adhan saat memberi sambutan dalam penutupan Bulan Wawasan Kebangsaan yang dirangkaikan dengan syukuran BAZNAS Award, Ahad malam, 31 Agustus 2025.

Baca Juga:  Kota Gorontalo Raih Penghargaan Layanan Kesehatan, Bawa Pulang Apresiasi Rp1 Miliar

Ia mengingatkan agar para pejabat, khususnya anggota DPRD, bersikap terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat. Menurutnya, banyak kasus di daerah lain yang menunjukkan bahwa penolakan terhadap aspirasi publik justru menjadi pemicu kericuhan.

Baca Juga:  Pasar Senggol di Kota Gorontalo Dimulai Lebih Awal

“Kalau diterima dengan baik, Gorontalo tetap aman, damai, dan demokratis,” ujarnya.

Selain mengimbau pejabat untuk bersikap responsif, Adhan juga berpesan kepada mahasiswa agar tetap menjaga kedamaian dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin menunggangi aksi. Ia menekankan pentingnya menjaga misi demonstrasi agar tetap fokus pada tujuan awal.

Baca Juga:  Anggaran Dipangkas Rp120 Miliar, Wali Kota Gorontalo: Nasib Daerah Kini Bergantung pada Rakyat

“Mari kita tunjukkan bahwa Gorontalo berbeda. Aspirasi bisa disampaikan dengan santun dan bermartabat,” katanya.

Pernyataan ini disampaikan di hadapan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan unsur pemerintah yang hadir dalam acara tersebut. Adhan berharap, dengan adanya komitmen bersama dari berbagai pihak, stabilitas daerah dapat tetap terjaga meskipun ada dinamika di tengah masyarakat.