Kabar

LPS Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat Gorontalo melalui Media Meet Up

×

LPS Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat Gorontalo melalui Media Meet Up

Sebarkan artikel ini
LPS Media Meet Up Gorontalo 2026 membahas literasi keuangan dan program penjaminan simpanan bagi masyarakat, Senin (5/10/2026).
LPS Media Meet Up Gorontalo 2026 membahas literasi keuangan dan program penjaminan simpanan bagi masyarakat, Senin (5/10/2026)/Hibata.id

Hibata.id, Gorontalo – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat 99,99 persen dari 2,44 juta rekening nasabah di Provinsi Gorontalo dijamin penuh hingga 31 Juli 2026.

Persentase tersebut lebih tinggi dibandingkan cakupan penjaminan secara nasional yang mencapai 99,95 persen.

Data tersebut disampaikan dalam kegiatan LPS Media Meet Up Gorontalo 2026 yang diselenggarakan Kantor Perwakilan LPS III di Gorontalo, Senin (5/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya LPS memperkuat sinergi dengan media dalam menyampaikan informasi mengenai literasi keuangan dan program penjaminan simpanan kepada masyarakat.

Secara nasional, LPS mencatat sebanyak 99,95 persen dari total 716,76 juta rekening nasabah telah dijamin penuh hingga periode yang sama.

Kepala Kantor Perwakilan LPS III Fuad Zaen mengatakan media memiliki peran penting dalam membantu masyarakat memahami informasi mengenai perbankan dan penjaminan simpanan.

Baca Juga:  BBM Pertamina Naik Lagi: Pertamax Turbo Melonjak, Cek Daftar Terbarunya

“Di tengah derasnya arus informasi, jurnalisme yang berkualitas sangat penting, khususnya terkait isu perbankan, karena kepercayaan publik merupakan fondasi stabilitas sistem keuangan,” ujar Fuad.

Menurut dia, penyampaian informasi yang akurat, edukatif, berimbang, dan mudah dipahami dapat membantu meningkatkan literasi keuangan masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap industri perbankan.

LPS menjamin simpanan hingga Rp2 miliar untuk setiap nasabah pada setiap bank.

Namun, terdapat sejumlah ketentuan yang harus dipenuhi agar simpanan dapat dinyatakan layak dibayar atau memenuhi Syarat 3T.

Syarat tersebut meliputi simpanan tercatat dalam pembukuan bank, tingkat bunga yang diterima nasabah tidak melebihi Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) LPS, serta nasabah tidak melakukan tindakan yang menyebabkan kerugian pada bank sesuai ketentuan yang berlaku.

Psikologi uang turut menentukan keputusan keuangan

LPS Media Meet Up Gorontalo 2026 juga menghadirkan Dr. Sukma Nurilawati Botutihe, S.Psi., M.Psi., Psikolog, dalam sesi berbagi mengenai psikologi uang dan perilaku finansial.

Baca Juga:  Mahasiswa Kritik MBG Bone Bolango, Korwil BGN Gorontalo Diminta Dicopot

Sukma menjelaskan bahwa keputusan keuangan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menghitung dan mengelola uang, tetapi juga dipengaruhi pikiran, emosi, kebiasaan, serta lingkungan sosial.

“Keputusan keuangan kita tidak selalu didasarkan pada perhitungan yang rasional. Emosi, kebiasaan, maupun dorongan untuk mendapatkan kepuasan saat ini dapat memengaruhi cara kita menggunakan uang,” kata Sukma.

Ia menyebut sejumlah pola perilaku yang dapat memengaruhi keputusan finansial, antara lain present bias, lifestyle creep, dan mental accounting. Tekanan sosial serta fenomena Fear of Missing Out (FOMO) juga dapat mendorong seseorang mengambil keputusan pengeluaran di luar kemampuan.

Karena itu, masyarakat perlu mengenali faktor yang memengaruhi keputusan keuangan dan membangun kebiasaan menabung secara konsisten.

Baca Juga:  Kasus 7 Excavator PETI DAM Hulawa Mandek, Pertanyakan Keseriusan Polisi

Sukma mengatakan simpanan juga memiliki fungsi psikologis karena dapat memberikan rasa aman ketika seseorang menghadapi kebutuhan darurat atau ketidakpastian kondisi keuangan.

Pemahaman mengenai perilaku keuangan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kebiasaan finansial yang lebih terencana.

Pada saat yang sama, masyarakat perlu memahami mekanisme penjaminan simpanan LPS agar dapat mengetahui perlindungan yang tersedia ketika menyimpan dana di perbankan.

Melalui kolaborasi dengan media dan berbagai pemangku kepentingan, LPS mendorong penyebaran informasi mengenai literasi keuangan dan penjaminan simpanan kepada masyarakat secara lebih luas.

LPS berharap peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan dan penjaminan simpanan dapat mendukung kepercayaan publik terhadap industri perbankan serta turut memperkuat stabilitas sistem keuangan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

**Jadikan Hibata.id sebagai preferensi sumber. Klik 👉 GOOGLE dan ikuti WhatsApp Channel