Kabar

PETI Kaaruyan Belum Redup, Kapolres Boalemo: Akan Kami Dalami

×

PETI Kaaruyan Belum Redup, Kapolres Boalemo: Akan Kami Dalami

Sebarkan artikel ini
Sejumlah alat berat jenis ekskavator diduga beroperasi di kawasan hutan Kaayuran, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo. (Foto: istw)
Sejumlah alat berat jenis ekskavator diduga beroperasi di kawasan hutan Kaayuran, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo. (Foto: istw)

Hibata.id, Boalemo – Kepolisian Resor (Polres) Boalemo akan mendalami dugaan aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) yang disebut masih berlangsung di wilayah Kaaruyan, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, Gorontalo.

Kapolres Boalemo AKBP Firman menyampaikan hal tersebut saat dikonfirmasi Hibata.id terkait informasi adanya aktivitas pertambangan yang diduga menggunakan alat berat jenis ekskavator.

Scroll untuk baca berita

“Akan kami dalami,” kata Firman kepada Hibata.id, Senin (7/9/2026).

Baca Juga:  Persaingan Makin Ketat, Pelamar CPNS 2024 Tembus 727.465 Orang

Pendalaman tersebut dilakukan menyusul informasi mengenai dugaan aktivitas pertambangan emas tanpa izin di wilayah Kaaruyan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Hibata.id, sejumlah alat berat jenis ekskavator diduga beroperasi di lokasi pertambangan tersebut. Namun, informasi mengenai jumlah alat berat, pihak yang mengoperasikan, serta status perizinan kegiatan itu masih memerlukan verifikasi lebih lanjut.

Baca Juga:  Polres Buol Diduga Terlibat, Polda Sulteng Diminta Ambil Alih Kasus Penyegelan Alat Berat di PETI Sungai Dopalak

Dugaan aktivitas pertambangan tersebut juga menjadi perhatian karena berlangsung saat sejumlah wilayah di Gorontalo menghadapi musim kemarau.

Aktivitas pembukaan maupun pengerukan lahan berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan apabila dilakukan tanpa pengelolaan dan ketentuan perizinan yang sesuai.

Karena itu, pendalaman oleh kepolisian diharapkan dapat memastikan fakta mengenai aktivitas di lokasi, termasuk legalitas kegiatan dan pihak-pihak yang terlibat.

Baca Juga:  Ketua KAHMI Kota Gorontalo: Bekukan Mapala FIS Jika Kaderisasi Membahayakan

Hingga berita ini diterbitkan, Hibata.id belum memperoleh keterangan dari pihak yang disebut mengelola atau melakukan aktivitas pertambangan di lokasi tersebut.

Hibata.id akan memperbarui informasi setelah memperoleh hasil pendalaman kepolisian maupun konfirmasi dari pihak terkait.