Hibata.id, Jakarta – Dadan Hindayana, akademisi Institut Pertanian Bogor (IPB) yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional Republik Indonesia.
Ia dikenal sebagai sosok yang aktif mendorong transformasi kelembagaan dan pembangunan sumber daya manusia di sektor pertanian dan pendidikan.
Dadan Hindayana lahir di Garut, Jawa Barat, pada 1967. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Pertanian di Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 1990 sebagai lulusan terbaik di Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan.
Ia kemudian meraih gelar doktor (Dr. rer. Hort) dari Universitas Gottfried Wilhelm Leibniz Hannover, Jerman, dalam bidang Entomologi Terapan pada periode 1997–2000.
Selama studi, ia menghasilkan sejumlah publikasi ilmiah yang terbit di jurnal bereputasi internasional.
Sejak 1992, Dadan mengabdi sebagai dosen di Departemen Proteksi Tanaman IPB dan memperoleh jabatan akademik sebagai lektor. Dalam perjalanan kariernya, ia aktif mengambil peran strategis di berbagai institusi.
Ia pernah menjabat sebagai Direktur Pengembangan Institusi dan Usaha Penunjang IPB, Direktur ad-interim Direktorat Kerja Sama IPB, serta Sekretaris Kantor Persiapan Implementasi Otonomi IPB.
Selain itu, Dadan juga memimpin Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPK) Banau, Halmahera Barat, selama periode 2014–2022.
Pada 2024, pemerintah menunjuk Dadan sebagai Kepala Badan Gizi Nasional Republik Indonesia.
Dalam posisi ini, ia berperan memperkuat kebijakan nasional di bidang gizi serta mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Selain aktif di dunia akademik dan birokrasi, Dadan juga berkontribusi sebagai konsultan di berbagai kementerian.
Pengalamannya mencakup pengembangan institusi, kebijakan pertanian, serta pembangunan SDM berbasis riset.
Riwayat Jabatan
- 2024–sekarang: Kepala Badan Gizi Nasional Republik Indonesia
- 2014–2022: Ketua STPK Banau Halmahera Barat
- 2007–2008: Direktur ad-interim Direktorat Kerja Sama IPB
- 2003–2008: Direktur Pengembangan Institusi dan Usaha Penunjang IPB
- 2001–2002: Sekretaris Kantor Persiapan Implementasi Otonomi IPB
Penghargaan
- Satyalancana Karya Satya XXX Tahun – Presiden RI (2023)
- Satyalancana Karya Satya XX Tahun – Presiden RI (2019)
- Warga Kehormatan Ponpes Sunan Drajat, Lamongan (2016)
- Warga Kehormatan Kabupaten Halmahera Barat (2016)
- Satyalancana Karya Satya X – Presiden RI (2007)
- Program Nasional Pengendalian Hama Terpadu – Menteri PPN/Bappenas (1994)
- Food and Agriculture Organization (FAO) – PBB (1992)
Dengan latar belakang akademik yang kuat dan pengalaman panjang di sektor publik, Dadan Hindayana terus berperan dalam memperkuat kebijakan strategis nasional, khususnya dalam bidang gizi, pertanian, dan pembangunan sumber daya manusia.












