Kabar

TMI Pohuwato Dilantik, Petani Sentil Persoalan Lahan dan Ancaman Gagal Panen

×

TMI Pohuwato Dilantik, Petani Sentil Persoalan Lahan dan Ancaman Gagal Panen

Sebarkan artikel ini
TMI Pohuwato periode 2026–2031 resmi dilantik. Pengurus baru menyoroti persoalan lahan, gagal panen, dan kebutuhan solusi pertanian/Hibata.id
TMI Pohuwato periode 2026–2031 resmi dilantik. Pengurus baru menyoroti persoalan lahan, gagal panen, dan kebutuhan solusi pertanian/Hibata.id

Hibata.id, Gorontalo Pengurus Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Pohuwato periode 2026–2031 resmi dilantik di kawasan persawahan Desa Taluduyunu, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Kamis (20/8/2026).

Pelantikan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi TMI Pohuwato untuk menyuarakan sejumlah persoalan yang dihadapi petani, termasuk kesulitan penanaman, ancaman gagal panen, serta persoalan lahan pertanian yang membutuhkan penanganan pemerintah.

Ketua DPD TMI Pohuwato Abdul Hamid Sukoli mengatakan petani di daerah tersebut membutuhkan solusi konkret untuk mengatasi berbagai persoalan pertanian yang terjadi di sejumlah wilayah.

“Kompleksitas masalah petani kita dari Paguat sampai Popayato. Apalagi di wilayah Buntulia dan Duhiadaa, itu tidak bisa tanam bahkan gagal panen. Ini salah satu isu yang sangat penting,” kata Abdul Hamid dalam sambutannya.

Baca Juga:  Petani Gorontalo Merana: NTP Turun Paling Rendah Se-Indonesia Timur

Ia meminta pemerintah daerah mengambil kebijakan yang mampu menangani persoalan pertanian secara menyeluruh, terutama masalah yang berdampak langsung terhadap produktivitas dan keberlangsungan usaha tani masyarakat.

Abdul Hamid juga menaruh harapan terhadap kehadiran Ketua Umum DPN TMI Don Muzakir di Kabupaten Pohuwato. Menurut dia, TMI harus mampu menjadi wadah yang konsisten dalam mengawal aspirasi dan kepentingan petani.

“Kehadiran Ketua di Pohuwato, semoga membawa aura Presiden untuk mengawal masalah petani di Kabupaten Pohuwato,” ujarnya.

Baca Juga:  Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Tenggara Gorontalo, Tidak Berpotensi Tsunami

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian TMI Pohuwato berkaitan dengan sekitar 3.000 hektare lahan pertanian yang membutuhkan solusi secara komprehensif.

Sementara itu, Ketua DPW TMI Rian Uno mengatakan organisasinya akan terus mendorong agar berbagai program pertanian dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Ia menyebut TMI memiliki perhatian terhadap agenda pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Pelantikan pengurus DPD TMI Pohuwato turut dihadiri Ketua Umum DPN TMI Don Muzakir, Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga, Ketua DPW TMI Rian Uno, sejumlah camat, pimpinan BSG Marisa, perwakilan PT Loka Indah Lestari (LIL), perwakilan Kodim 1313 Pohuwato, Danramil, serta Danposal TNI AL.

Baca Juga:  Fadli Hasan Gugat Mantan Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo ke PN Gorontalo

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga bersama Ketua Umum DPN TMI Don Muzakir menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani.

Bantuan alsintan itu diharapkan membantu petani mengelola lahan secara lebih efektif dan meningkatkan produktivitas pertanian.

Pelantikan DPD TMI Pohuwato periode 2026–2031 menjadi awal bagi kepengurusan baru untuk memperkuat organisasi, mengawal aspirasi petani, serta membangun kerja sama dengan pemerintah dalam mencari solusi atas persoalan pertanian di Kabupaten Pohuwato.

 

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel