Parlemen

Venny Anwar Dorong Diskumperindag Susun Program Berbasis Masalah Pelaku Usaha

×

Venny Anwar Dorong Diskumperindag Susun Program Berbasis Masalah Pelaku Usaha

Sebarkan artikel ini
Ketua Fraksi PDI-Perjuangan adalah Venny Rosdiana Anwar/Hibata.id
Ketua Fraksi PDI-Perjuangan adalah Venny Rosdiana Anwar/Hibata.id

Hibata.id, Gorontalo – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Venny Rosdiana Anwar, meminta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Diskumperindag) menghentikan pola penyusunan program yang hanya mengulang kegiatan setiap tahun.

Program 2027, menurutnya harus berangkat dari persoalan riil yang dihadapi pelaku UMKM, koperasi, dan industri kecil.

Scroll untuk baca berita

Pernyataan itu disampaikan Venny saat pembahasan KUA-PPAS APBD Provinsi Gorontalo Tahun Anggaran 2027 bersama jajaran Perindagkop.

Baca Juga:  Manaf Hamzah Serap Aspirasi Warga Lamahu: UMKM, Majelis Taklim hingga Pertanian

“Jangan sampai program hanya menjadi rutinitas tahunan. Yang terpenting, apakah benar-benar menjawab kebutuhan pelaku usaha dan manfaatnya dirasakan masyarakat,” kata Venny.

Ia menilai ukuran keberhasilan perangkat daerah tidak lagi sebatas banyaknya program atau tingginya serapan anggaran.

Tetapi sejauh mana kebijakan mampu mendorong pertumbuhan usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Venny, tantangan yang dihadapi pelaku UMKM terus berubah, mulai dari akses pasar yang terbatas, rendahnya daya saing produk lokal, hingga peningkatan kapasitas usaha.

Baca Juga:  DPRD Provinsi Gorontalo Terima Tuntutan Mahasiswa Tolak UU TNI dan RUU Polri

Karena itu, setiap program harus memiliki tujuan yang jelas, indikator yang terukur, dan sasaran penerima manfaat yang tepat.

“Kalau masalahnya pemasaran, programnya harus memperkuat akses pasar. Kalau kualitas produk, intervensinya harus meningkatkan daya saing. Jangan semua dibuat seragam setiap tahun,” ujarnya.

Baca Juga:  Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Setujui Ranperda RPJPD

Ia juga mengingatkan keterbatasan fiskal daerah menuntut pemerintah lebih selektif menggunakan anggaran.

Setiap program harus menghasilkan dampak nyata, bukan sekadar memenuhi target kegiatan.

Dalam rapat tersebut, Venny meminta Perindagkop memaparkan arah delapan program prioritas tahun 2027 agar DPRD dapat memastikan seluruh kebijakan selaras dengan kebutuhan masyarakat dan mampu memperkuat perekonomian Gorontalo.