Hibata.id– Perayaan Lebaran Ketupat yang jatuh pada Senin, 7 April 2025, Kapolres Pohuwato AKBP H. Busroni mengimbau masyarakat menjaga ketertiban dan tidak mengkonsumsi minuman keras (miras). Imbauan ini disampaikan dalam silaturahmi bersama insan pers pada Jumat, 5 April.
“Miras itu dosa, sumber kejahatan dan malapetaka. Tidak ada manfaatnya, hanya membawa mudarat dan merugikan kesehatan,” ujar Busroni.
Ia meminta masyarakat menghindari perilaku mabuk-mabukan demi terciptanya suasana yang aman dan damai selama perayaan. Ia juga menyoroti pentingnya menjaga situasi kamtibmas di lingkungan masing-masing.
Ia menekankan kedisiplinan berlalu lintas, mulai dari mematuhi rambu-rambu, menghindari penggunaan knalpot brong, hingga mencegah balapan liar yang membahayakan keselamatan.
Terkait aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang masih marak, Kapolres menyebut polisi sebagai “bayangan peradaban”—penjaga nilai-nilai sosial dan pelindung masyarakat. Menurutnya, praktik PETI bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak lingkungan dan mengancam keselamatan warga.
“Polisi hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tapi juga sebagai pengayom dan pengingat nilai-nilai bersama,” katanya.
Kapolres berharap Lebaran Ketupat dapat dirayakan dengan penuh sukacita, dalam suasana yang aman, tertib, dan sehat. Pihak kepolisian, kata dia, akan terus melakukan pemantauan untuk memastikan situasi tetap kondusif.













