Hibata.id – Video dramatis di TikTok yang mengklaim pelatih orca bernama Jessica Radcliffe tewas dimakan paus pembunuh saat pertunjukan ternyata hoaks.
Hasil pemeriksaan fakta membuktikan, narasi tersebut merupakan rekayasa berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI) tanpa bukti resmi.
Beberapa hari terakhir, media sosial TikTok dan Facebook diramaikan unggahan video yang menarasikan seorang pelatih orca berusia 23 tahun.
Jessica Radcliffe, meninggal 10 menit setelah diselamatkan staf taman hiburan. Video itu menampilkan adegan dramatis penyerangan paus pembunuh (orca) di tengah pertunjukan.
Klaim tersebut memicu pencarian besar-besaran oleh warganet untuk memastikan kebenarannya. Namun, penelusuran dari berbagai sumber kredibel internasional, seperti Event Times dan Mbah Mbondan, menyatakan kabar ini tidak benar.
Tiga poin utama hasil pemeriksaan fakta:
Tokoh fiktif – Tidak ada catatan resmi terkait pelatih orca bernama Jessica Radcliffe di lembaga kelautan atau taman hiburan mana pun di dunia.
Video rekayasa AI – Visual dan suara yang beredar diyakini dibuat dengan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sehingga tampak nyata namun sepenuhnya fiktif.
Tidak ada laporan kredibel – Hingga kini, tidak ditemukan berita resmi, obituari, atau konfirmasi dari pihak berwenang mengenai insiden tersebut.
Pakar literasi digital mengingatkan, kemajuan teknologi AI dapat digunakan untuk menciptakan konten palsu yang sulit dibedakan dari kenyataan. Masyarakat diimbau memeriksa sumber informasi sebelum membagikannya.
Video hoaks yang mengatasnamakan insiden pelatih orca ini mengikuti pola tren disinformasi di media sosial, di mana cerita dramatis dan emosional lebih cepat viral. Penipuan serupa pernah muncul pada 2023 dengan narasi korban fiktif di taman hiburan luar negeri.
Kabar kematian Jessica Radcliffe akibat serangan orca dipastikan tidak benar. Publik diimbau untuk selalu memverifikasi kebenaran informasi melalui sumber resmi agar tidak terjebak dalam arus hoaks yang merugikan.













