Hibata.id – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Pohuwato pada Sabtu (26/12/2025) menyebabkan Sungai Bulangita meluap dan sejumlah saluran drainase tidak mampu menampung debit air.
Akibatnya, banjir merendam tiga desa di Kecamatan Marisa, yakni Desa Bulangita, Desa Teratai, dan Desa Palopo sejak pukul 16.35 WITA.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pohuwato menyampaikan, luapan sungai dan drainase mengakibatkan air masuk ke permukiman warga dengan ketinggian yang terus meningkat.
Setidaknya, ada sekitar 14 rumah terendam, 15 KK / 53 jiwa terdampak di Desa Bulangita. Ada sekitar 71 rumah dan 1 TK terendam, 72 KK / 310 jiwa terdampak di Desa Teratai, serta 4 rumah terendam, 4 KK / 17 jiwa terdampak di Desa Palopo.
Hingga malam, ketinggian air masih mencapai 40–70 sentimeter. Sejumlah warga memilih bertahan di rumah sambil mengamankan barang berharga.
Tim Satuan Tugas Penanggulangan Bencana (Satgas-PB), yang terdiri dari BPBD, TNI/Polri, dan TAGANA, terus melakukan pemantauan, pendataan korban, dan meninjau kondisi wilayah terdampak.
Saat ini, pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan Pihak Basarnas agar bisa membantu warga yang terdampak dengan bantuan makanan siap saji.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kenaikan debit air dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.












