Scroll untuk baca berita
Kabar

Pelet Kayu Sumbang Peningkatan Nilai Ekspor Gorontalo

×

Pelet Kayu Sumbang Peningkatan Nilai Ekspor Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Pelabuhan Gorontalo - Nilai ekspor Provinsi Gorontalo/Hibata.id
Ilustrasi Pelabuhan Gorontalo - Nilai ekspor Provinsi Gorontalo/Hibata.id

Hibata.id – Nilai ekspor Provinsi Gorontalo pada November 2025 tercatat sebesar US$8,35 juta.

Angka tersebut mengalami peningkatan 29,20 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar US$6,46 juta.

Kenaikan nilai ekspor ini menunjukkan aktivitas perdagangan luar negeri Gorontalo tetap bergerak positif menjelang akhir tahun 2025.

Baca Juga:  Tragedi Tambang Ilegal di Potabo: Polisi Tunggu Waktu, atau Tak Berniat Serius?

Berdasarkan data statistik perdagangan, ekspor yang melalui pelabuhan dan bandara di Provinsi Gorontalo pada November 2025 mencapai US$5,95 juta.

Komoditas utama yang diekspor yakni molases (HS 17) dengan tujuan Korea Selatan serta pelet kayu (HS 44) yang dikirim ke Jepang.

Baca Juga:  Fakultas Teknik Universitas Pohuwato Disegel, Ada Apa?
Pelet Kayu (HS 44)/Hibata.id
Pelet Kayu (HS 44)/Hibata.id

Kedua komoditas tersebut masih menjadi andalan ekspor Gorontalo, terutama pada sektor industri berbasis sumber daya alam dan kehutanan.

Sementara itu, pada periode yang sama, Provinsi Gorontalo tidak mencatat aktivitas impor.

Tidak adanya impor pada November 2025 mencerminkan struktur perdagangan luar negeri Gorontalo yang masih didominasi oleh ekspor.

Baca Juga:  Sahur atau Tahajud Lebih Dulu? Ini Penjelasan Lengkap

Peningkatan nilai ekspor ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah serta memperkuat posisi Gorontalo dalam perdagangan internasional.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel