Kota Gorontalo

SPMB 2026 Diluncurkan, Pemkot Gorontalo Dorong Pemerataan Akses Pendidikan

×

SPMB 2026 Diluncurkan, Pemkot Gorontalo Dorong Pemerataan Akses Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kota Gorontalo resmi meluncurkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026. (Foto: Rendi Rahman/Hibata.id)
Pemerintah Kota Gorontalo resmi meluncurkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026. (Foto: Rendi Rahman/Hibata.id)

Hibata.id – Pemerintah Kota Gorontalo resmi meluncurkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026 sebagai langkah memperkuat pemerataan akses pendidikan dan meningkatkan transparansi proses penerimaan peserta didik.

Peluncuran yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Gorontalo itu berlangsung di kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Rabu, 3 Juni 2026.

Acara tersebut dihadiri Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Husin Ali, tim kerja wali kota, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Gorontalo.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Gorontalo, Husin Ali, mengatakan SPMB dirancang untuk memastikan proses penerimaan murid berlangsung lebih adil, terbuka, dan mudah diakses masyarakat.

Baca Juga:  Disegel! 53 Petak Terminal Sentral Kota Gorontalo Tak Bayar Retribusi

“Tujuan SPMB adalah memberikan kesempatan yang adil dan berkualitas kepada seluruh warga Kota Gorontalo, khususnya para orang tua yang akan mendaftarkan anaknya ke sekolah,” kata Husin.

Menurut dia, penerapan sistem berbasis daring ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang transparan sekaligus menghilangkan praktik-praktik yang berpotensi merugikan masyarakat.

Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea menegaskan, sistem digital yang diterapkan dalam SPMB akan memudahkan proses pengawasan dan meminimalkan peluang terjadinya kecurangan selama proses penerimaan murid baru.

“Dengan sistem yang ada, insya Allah kita dapat meminimalisasi berbagai bentuk penyimpangan. Yang terpenting adalah niat orang tua untuk menyekolahkan anaknya,” ujar Adhan.

Baca Juga:  Adhan Dambea Kritik Satpol PP Provinsi Soal Trotoar: Jangan Ganggu Pedagang Kecil!

Selain membahas sistem penerimaan murid baru, Adhan juga menyoroti pentingnya penguatan pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Ia menyinggung maraknya penyalahgunaan telepon genggam yang dinilai berpotensi memicu berbagai persoalan sosial, termasuk kasus kekerasan dan pelecehan terhadap anak.

Karena itu, ia meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memperkuat pengawasan serta menjalin kerja sama dengan aparat penegak hukum guna menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif.

Menurut Adhan, guru memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda sehingga perlu mendapat dukungan penuh dalam menjalankan fungsi pendidikan.

Baca Juga:  Pj Wali Kota Kota Gorontalalo Apresiasi KPU Awards 2024

“Guru menjadi pelopor kita dalam membina generasi masa depan,” katanya.

Ia menambahkan, dunia pendidikan tidak cukup hanya mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga harus mampu mengarahkan perubahan ke arah yang positif dan bermanfaat bagi peserta didik.

Menutup arahannya, Adhan mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus bekerja sama membangun pendidikan yang berkualitas demi masa depan Kota Gorontalo.

“Marilah kita terus berkarya dengan ketulusan dan semangat yang tidak pernah padam. Dari tangan dan hati kita bersama akan lahir masa depan pendidikan yang lebih bermutu,” ujarnya.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel