Hibata.id, Boalemo – Pemerintah Kabupaten Boalemo bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Utara, Gorontalo memperkuat program inklusi keuangan guna memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Salah satu capaian yang menonjol hingga triwulan II 2026 adalah program Gerakan ASN dan Masyarakat Menabung Emas yang berhasil melampaui target.
Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan Bupati Boalemo Drs. Rum Pagau dengan Kepala OJK Provinsi Sulawesi Utara, Gorontalo, Rabu (5/8/2026).
Pertemuan turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Boalemo dan Kepala Bagian Ekonomi Setda Boalemo.
Dalam koordinasi itu, kedua pihak mengevaluasi pelaksanaan program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) sekaligus menyusun langkah strategis untuk memperkuat ekonomi berbasis potensi lokal.
Program Gerakan ASN dan Masyarakat Menabung Emas menjadi salah satu capaian terbaik.
Dari target 100 nasabah sepanjang 2026, realisasinya hingga triwulan II telah mencapai 108 nasabah atau melampaui target yang ditetapkan.
Pada sektor pendidikan, program Simpanan Pelajar (SIMPEL) menargetkan pembukaan 2.044 rekening bagi pelajar di Kabupaten Boalemo.
Hingga triwulan II 2026, sebanyak 1.338 rekening telah berhasil dibuka.
Sementara itu, melalui program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN), pemerintah daerah menargetkan tiga kegiatan edukasi literasi keuangan selama 2026. Sampai triwulan II, satu kegiatan telah terlaksana.
Di bidang pengembangan ekonomi lokal, program peningkatan literasi keuangan menargetkan 80 kegiatan sepanjang tahun. Hingga triwulan II, sebanyak 40 kegiatan telah direalisasikan atau mencapai 50 persen dari target.
Selain mengevaluasi capaian program, pertemuan tersebut juga menghasilkan rencana pengembangan ekonomi daerah melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Boalemo dan OJK.
OJK menyatakan kesiapan menjadikan sejumlah desa di Kabupaten Boalemo sebagai pilot project pengembangan ekonomi lokal berbasis potensi unggulan daerah.
Program tersebut akan diarahkan pada pengembangan sektor peternakan melalui inseminasi buatan serta penguatan komoditas unggulan, seperti kakao, durian, kelapa sawit, dan jagung yang selama ini menjadi penopang perekonomian masyarakat.
Bupati Boalemo berharap sinergi bersama OJK dapat meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, memperluas akses terhadap layanan keuangan formal, serta memperkuat sektor ekonomi produktif yang berbasis pada potensi unggulan daerah.












