Kabar

Dari Pesisir hingga M-Paspor, Cara Imigrasi Gorontalo Rayakan 81 Tahun TNI AL

×

Dari Pesisir hingga M-Paspor, Cara Imigrasi Gorontalo Rayakan 81 Tahun TNI AL

Sebarkan artikel ini
Personel Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo bersama TNI AL membersihkan kawasan pesisir Bone Bolango dalam aksi “Aku Cinta Laut” memperingati HUT ke-81 TNI AL. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum mengenalkan layanan digital M-Paspor kepada masyarakat/Hibata.id
Personel Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo bersama TNI AL membersihkan kawasan pesisir Bone Bolango dalam aksi “Aku Cinta Laut” memperingati HUT ke-81 TNI AL. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum mengenalkan layanan digital M-Paspor kepada masyarakat/Hibata.id

Hibata.id, Bone Bolango – Ada cara berbeda yang dilakukan Imigrasi Gorontalo bersama TNI Angkatan Laut (AL) untuk merawat pesisir Bone Bolango.

Mereka turun langsung ke pantai, memungut sampah, sekaligus membawa layanan keimigrasian lebih dekat kepada masyarakat.

Aksi bertajuk “Aku Cinta Laut” itu digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI AL.

Personel Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo bersama TNI AL menyisir kawasan pesisir dan membersihkan sampah organik hingga plastik.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo Josua Pahala Martua mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari sinergi antarlembaga yang selama ini terus dibangun.

Kolaborasi itu tidak berhenti pada urusan menjaga kedaulatan dan penegakan hukum. Menurut dia, kepedulian terhadap laut dan lingkungan pesisir juga menjadi tanggung jawab bersama.

Baca Juga:  Polda Gorontalo Terima Surat Permintaan Penertiban Tambang Suwawa

Di tengah aksi bersih-bersih pantai, Imigrasi Gorontalo membawa agenda lain. Kali ini bukan soal sampah, melainkan pelayanan paspor.

Josua bersama Kepala Subseksi Pelayanan Dokumen Perjalanan Victor Alfa Santo Tahulending mengenalkan M-Paspor kepada masyarakat pesisir Bone Bolango.

Aplikasi tersebut menjadi pintu awal masyarakat dalam mengajukan permohonan paspor secara digital. Pemohon dapat mengisi data hingga menentukan jadwal kedatangan sebelum mendatangi kantor imigrasi.

Dengan sistem tersebut, masyarakat tidak perlu datang sejak pagi hanya untuk mendapatkan antrean pelayanan. Jadwal kedatangan dapat dipilih sesuai kuota yang tersedia melalui aplikasi.

Baca Juga:  Alat Berat PETI Iloheluma Diamankan, Aktor Masih Bebas Berkeliaran

Digitalisasi ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Imigrasi Gorontalo membuat pelayanan paspor lebih tertib, praktis dan mudah diakses masyarakat.

Josua mengatakan, pelayanan keimigrasian saat ini diarahkan agar semakin dekat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Semangatnya adalah Imigrasi untuk Rakyat sebagaimana nilai yang ditanamkan oleh Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko. Keikutsertaan dalam aksi di kawasan pesisir Kabupaten Bone Bolango menegaskan komitmen Imigrasi Gorontalo untuk terus berupaya hadir dan berdampak di tengah rakyat,” kata Josua.

Bagi Imigrasi Gorontalo, turun ke pesisir juga menjadi ruang untuk mendengar sekaligus berinteraksi langsung dengan masyarakat di luar kantor pelayanan.

Baca Juga:  Dua Alat Berat Diamankan dari Lokasi PETI DAM Pohuwato

Karena itu, kolaborasi serupa tidak akan berhenti pada kegiatan “Aku Cinta Laut”.

Josua memastikan pihaknya terbuka membangun kerja sama dengan instansi pemerintah lainnya untuk kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

“Ke depan, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo secara terbuka menegaskan kesiapannya untuk terus membuka diri terhadap aksi kolaboratif dengan instansi pemerintah lainnya,” ujarnya.

Dari pesisir Bone Bolango, peringatan HUT ke-81 TNI AL akhirnya tidak sekadar menjadi seremoni. Laut dibersihkan, kolaborasi diperkuat, sementara masyarakat mendapat akses informasi mengenai layanan paspor digital.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel