Kota Gorontalo

Kantor Wali Kota Gorontalo yang Baru Mulai Dibangun pada 23 Januari

×

Kantor Wali Kota Gorontalo yang Baru Mulai Dibangun pada 23 Januari

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea dalam rapat paripurna penandatanganan nota kesepakatan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Kota Gorontalo 2026 di DPRD Kota Gorontalo, Rabu, 9 September 2026. (Foto: Humas)
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea dalam rapat paripurna penandatanganan nota kesepakatan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Kota Gorontalo 2026 di DPRD Kota Gorontalo, Rabu, 9 September 2026. (Foto: Humas)

Hibata.id – Pemerintah Kota Gorontalo mulai mematangkan rencana pembangunan kantor wali kota baru. Proyek tersebut masuk dalam salah satu agenda pemerintah daerah dalam penyusunan anggaran perubahan 2026.

Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea mengatakan proyek kini memasuki tahap penyusunan detail engineering design (DED). Ia menargetkan dokumen perencanaan itu rampung pada November 2026.

“DED pembangunan kantor baru insyaallah November sudah selesai,” kata Adhan dalam rapat paripurna penandatanganan nota kesepakatan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Kota Gorontalo 2026 di DPRD Kota Gorontalo, Rabu, 9 September 2026.

Baca Juga:  Bapenda Kota Gorontalo Segera Resmi Jadi OPD, Fokus Sentralisasi Pendapatan Daerah

Setelah DED rampung, Adhan menargetkan peletakan batu pertama pembangunan kantor wali kota dilakukan pada 23 Januari, bertepatan dengan Hari Patriotik.

Pembangunan fisik gedung tersebut ditargetkan berlangsung selama dua tahun. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, pemerintah daerah menargetkan kantor wali kota baru dapat diresmikan pada Februari 2029.

Baca Juga:  Adhan Pastikan Pelataran Sentral Tetap Beroperasi, Sampaikan Permohonan Maaf Atas Insiden

Untuk pembiayaan, Adhan mengatakan pemerintah daerah mendapat dukungan dari sektor perbankan. Ia menyebut Bank Tabungan Negara (BTN), yang menjadi Bank RKUD, akan mendukung pembangunan melalui skema pinjaman.

“Pembiayaan ini kita akan rancang pada anggaran perubahan tahun ini,” ujar Adhan.

Karena itu, Adhan meminta dukungan DPRD Kota Gorontalo agar rencana pembangunan tersebut dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Baca Juga:  Wawali Indra dan Wabup Mamuju Tengah Akan Jajaki Kolaborasi Program Strategis Presiden

“Oleh sebab itu, saya butuhkan dukungan dari anggota dewan semua. Ini adalah target saya,” kata dia.

Adhan mengatakan pembangunan kantor wali kota baru merupakan salah satu target yang ingin dituntaskannya selama memimpin Kota Gorontalo.

“Saya berharap ketika saya meninggalkan pemerintahan di tahun 2030, saya meninggalkan hal yang terbaik untuk Pemda Kota Gorontalo,” ujar Adhan.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel