Hibata.id, Gorontalo – Anak muda tidak cukup hanya menjadi penonton dalam pembangunan daerah.
Mereka juga perlu memahami politik, berani menyampaikan gagasan, dan mengambil bagian dalam menentukan masa depan daerah.
Pesan itu menjadi salah satu pembahasan dalam Gorontalo Merah Muda Fest 2026 yang digelar DPD PDI Perjuangan Provinsi Gorontalo, Minggu (1/11/2026).
Melalui kegiatan tersebut, PDI Perjuangan membuka ruang bagi kalangan milenial dan Generasi Z untuk mengenal politik lebih dekat.
Salah satu agendanya adalah talkshow “Kopi Berdikari” yang diikuti lebih dari 45 komunitas pecinta kopi.
Ketua DPD PDI Perjuangan Gorontalo, La Ode Haimudin, mengatakan generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan masa depan bangsa.
Karena itu, ia mengingatkan anak muda agar tidak menjauh dari politik hanya karena menganggap politik sebatas urusan pemilu.
“Jangan buta dengan politik. Orang kadang salah mengartikan politik itu apa. Politik itu sebuah seni mengatur ketatanegaraan. Apa saja, tidak hanya berbicara persoalan elektoral, pilih-memilih. Bukan itu politik,” ujar La Ode.
Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo itu juga mengajak generasi muda menjaga semangat persatuan yang diwariskan melalui Sumpah Pemuda 1928.
Menurutnya, semangat tersebut tetap relevan untuk mendorong perubahan dan menjawab tantangan zaman.
Ia juga menyoroti pentingnya gotong royong melalui kegiatan sosial dan lingkungan. Salah satunya kerja bakti serta pengolahan sampah organik yang dijadwalkan berlangsung serentak pada 14 November 2026.
Menurut La Ode, kegiatan seperti itu bisa menjadi ruang bagi anak muda untuk belajar bekerja sama, membangun kepedulian, dan terlibat langsung dalam kehidupan masyarakat.
Selain pendidikan politik, Gorontalo Merah Muda Fest 2026 juga mengangkat potensi kewirausahaan. Melalui talkshow Kopi Berdikari, peserta berkesempatan mendapatkan pengalaman dari pelaku usaha dan barista.
La Ode berharap kegiatan tersebut dapat mendorong lahirnya wirausaha muda yang kreatif dan mandiri.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Gorontalo juga tengah menyusun desain besar pembangunan kepemudaan sebagai pedoman pengembangan potensi generasi muda, mulai dari bidang sosial, ekonomi hingga kepemimpinan.
Baginya, mempersiapkan generasi penerus menjadi hal penting agar estafet kepemimpinan di daerah maupun tingkat nasional dapat terus berjalan.
“Nasib daerah ini, nasib bangsa ini, nasib Provinsi Gorontalo itu ada di tangan pemuda. Sehingga kita berharap ada estafet kepemimpinan,” katanya.
Melalui Merah Muda Fest 2026, PDI Perjuangan Gorontalo berharap semakin banyak anak muda yang berani terlibat dalam pembangunan, baik melalui kegiatan sosial, kewirausahaan maupun kehidupan politik.
Semangat tersebut juga tercermin dalam Kopi Berdikari yang mengajak generasi muda membangun kemandirian dan berdiri di atas kaki sendiri.













