Hibata.id, Bone Bolango – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bone Bolango memperkuat kualitas layanan pendidikan anak usia dini (PAUD) sebagai langkah mendukung implementasi kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun yang mulai memasukkan satu tahun pendidikan prasekolah ke dalam sistem pendidikan nasional.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bone Bolango, Basir Noho, mengatakan pemerintah daerah mulai meningkatkan kapasitas kepala sekolah dan operator taman kanak-kanak (TK) agar layanan pendidikan prasekolah semakin berkualitas dan sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam pembangunan sumber daya manusia.
“Pendidikan prasekolah selama satu tahun kini menjadi bagian dari wajib belajar. Karena itu, kualitas layanan TK harus terus ditingkatkan agar mampu memberikan fondasi pendidikan yang kuat sebelum anak memasuki jenjang sekolah dasar,” kata Basir saat membuka Coaching Clinic Penyusunan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Berdasarkan Rapor Pendidikan Jenjang TK Tahun 2026 di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo.
Kegiatan tersebut diikuti 66 kepala TK Negeri beserta operator sekolah di Kabupaten Bone Bolango. Peserta memperoleh penguatan terkait penyusunan SPMI berbasis Rapor Pendidikan, pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), serta penyusunan program sekolah yang berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan anak usia dini.
Basir menjelaskan coaching clinic menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperkuat tata kelola satuan pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas layanan TK agar siap menghadapi implementasi kebijakan wajib belajar 13 tahun.
Selain peningkatan kapasitas sumber daya manusia, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bone Bolango juga mempercepat penataan kelembagaan pendidikan anak usia dini.
Saat ini terdapat 77 TK swasta di Kabupaten Bone Bolango. Dari jumlah tersebut, 20 TK telah menyatakan kesiapan untuk diproses menjadi TK Negeri.
Sebelum diajukan kepada Bupati Bone Bolango, pemerintah daerah akan melakukan validasi terhadap kesiapan masing-masing lembaga.
“Kami juga akan memperkuat sinergi bersama Bunda PAUD Bone Bolango melalui pelaksanaan Posyandu Holistik Integratif, sekaligus meningkatkan kompetensi guru TK agar layanan pendidikan anak usia dini semakin berkualitas,” ujarnya.
Ia menambahkan seluruh program tersebut menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Bone Bolango dalam menyiapkan satuan pendidikan anak usia dini yang mampu mendukung keberhasilan implementasi Wajib Belajar 13 Tahun.
Menurut Basir, penguatan kualitas layanan pendidikan sejak usia dini diharapkan mampu memberikan fondasi akademik, karakter, dan keterampilan dasar yang lebih baik bagi anak-anak sebelum memasuki pendidikan dasar, sehingga tujuan pembangunan sumber daya manusia di daerah dapat tercapai secara berkelanjutan.












