Kota Gorontalo

280 UMKM Siap Ramaikan Street Food Jilid II Kota Gorontalo, Peserta Datang dari Tiga Daerah

×

280 UMKM Siap Ramaikan Street Food Jilid II Kota Gorontalo, Peserta Datang dari Tiga Daerah

Sebarkan artikel ini
Suasana pelaksanaan Street Food di Kota Gorontalo. (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)
Suasana pelaksanaan Street Food di Kota Gorontalo. (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)

Hibata.id – Pemerintah Kota Gorontalo mematangkan persiapan pelaksanaan Street Food Jilid II Tahun 2026 dengan menggelar silaturahmi dan sosialisasi bersama ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Bandhayo Lo Yiladia, Kamis, 4 Juni 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan pelaksanaan festival kuliner dan UMKM terbesar di Kota Gorontalo itu berjalan tertib, aman, dan memberikan dampak ekonomi yang maksimal bagi para pelaku usaha.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM Kota Gorontalo, Muttakin Adam, mengungkapkan antusiasme pelaku UMKM untuk mengikuti Street Food Jilid II tahun ini sangat tinggi. Tercatat sekitar 280 UMKM telah mendaftarkan diri sebagai peserta.

Menariknya, peserta tidak hanya berasal dari Kota Gorontalo. Sejumlah pelaku usaha dari Kabupaten Bone Bolango dan Kabupaten Boalemo juga turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga:  Melepas dengan Hormat: Wawali Gorontalo Hadiri Purna Bakti Guru SMPN 6

“Peserta yang mendaftar cukup banyak. Kurang lebih 280 UMKM akan terlibat dan bukan hanya dari Kota Gorontalo. Ada juga yang datang dari Bone Bolango dan Boalemo,” ujar Muttakin.

Menurutnya, sosialisasi dilakukan untuk menyampaikan seluruh aspek teknis pelaksanaan kegiatan kepada peserta sejak awal, termasuk tata letak kawasan, pengaturan lalu lintas, hingga mekanisme pelayanan selama kegiatan berlangsung.

“Pertemuan ini bertujuan memberikan informasi teknis terkait pelaksanaan kegiatan agar seluruh peserta memahami aturan dan mekanisme yang telah ditetapkan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, panitia juga memaparkan skema rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan selama pelaksanaan Street Food Jilid II. Penataan kawasan dilakukan dengan mempertimbangkan kenyamanan pengunjung sekaligus mendukung kelancaran aktivitas para pedagang.

Baca Juga:  Sekda Ismail Apresiasi Cara Belajar Inovatif Brili Kids di Kantor Wali Kota

Muttakin menjelaskan, akses kendaraan tetap dibuka selama kegiatan berlangsung. Sebagian badan jalan akan digunakan sebagai jalur masuk dari arah Dulohupa dan jalur keluar menuju kawasan SMP Negeri 7 Kota Gorontalo.

Sementara itu, lokasi parkir utama akan dipusatkan di area Stadion GOR Nani Wartabone untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi acara.

“Kami tetap memberikan akses jalan bagi kendaraan. Sebagian badan jalan akan digunakan sebagai jalur masuk dari arah Dulohupa dan keluar hingga kawasan SMP Negeri 7. Sementara titik parkir utama kami pusatkan di dalam Stadion GOR agar arus kendaraan tidak menumpuk di sekitar lokasi kegiatan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Muttakin menegaskan bahwa Street Food Jilid II bukan sekadar ajang berjualan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan ekonomi yang mempertemukan pelaku usaha dari berbagai sektor dalam satu kawasan yang ramai dikunjungi masyarakat.

Baca Juga:  ​​Marten Taha: Inflasi Kota Gorontalo Harus Terus Terjaga Menjelang Idul Adha

Karena itu, ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan pelaku UMKM menjadi kunci utama keberhasilan agenda tersebut.

“Street Food ini bukan hanya milik pemerintah, tetapi milik bersama. Kami berharap seluruh pelaku UMKM ikut menjaga ketertiban, kebersihan, dan kenyamanan kawasan. Jika semuanya berjalan baik, manfaatnya akan dirasakan langsung oleh pelaku usaha maupun masyarakat yang datang berkunjung,” ujarnya.

Street Food Jilid II Kota Gorontalo dijadwalkan mulai berlangsung pada 6 Juni 2026 dan akan menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi kerakyatan yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan UMKM serta meningkatkan daya tarik kunjungan masyarakat.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel