Kabar

Hujan Mengguyur Gorontalo, Berikut 9 Tips Menghindari Sambaran Petir

×

Hujan Mengguyur Gorontalo, Berikut 9 Tips Menghindari Sambaran Petir

Sebarkan artikel ini
Cuaca Ekstrem di Gorontalo, Berikut 9 Tips Menghindari Sambaran Petir/Hibata.id
Cuaca Ekstrem di Gorontalo, Berikut 9 Tips Menghindari Sambaran Petir/Hibata.id
| Paling sering ditanyakan:

Hibata.id, Gorontalo Cuaca ekstrem masih melanda sejumlah wilayah di Provinsi Gorontalo dalam beberapa hari terakhir.

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat kerap disertai angin kencang, kilat, hingga sambaran petir yang membahayakan keselamatan warga.

Ancaman itu bukan sekadar peringatan. Seorang pegawai Samsat dilaporkan meninggal dunia setelah tersambar petir saat memancing di wilayah Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, Kamis (14/5/2026).

Korban yang berusia 49 tahun meninggal di lokasi kejadian.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa aktivitas di luar ruangan saat cuaca buruk memiliki risiko tinggi, terutama ketika suara guntur mulai terdengar.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk tidak menganggap remeh potensi sambaran petir, khususnya di masa pancaroba yang masih berlangsung.

Baca Juga:  Camat Popayato Barat Dituding Lindungi Anak Buahnya, PPMPB-G Ancam Lapor Bupati

Petir tidak selalu membahayakan melalui sambaran langsung. Dalam beberapa kondisi, energi listrik dari petir juga dapat merambat melalui air, benda logam, maupun permukaan tanah yang basah.

Karena itu, masyarakat perlu mengetahui langkah pencegahan sederhana namun penting agar tetap aman saat berada di luar rumah.

Berikut sembilan tips menghindari sambaran petir yang dibagikan BMKG:

1. Segera cari tempat aman saat terdengar guntur
Jika sedang berada di luar ruangan dan mendengar suara guntur, jangan menunda untuk segera masuk ke dalam bangunan atau mobil. Tempat tertutup jauh lebih aman dibanding tetap berada di area terbuka.

2. Tinggalkan kolam renang atau area berair
Air merupakan penghantar listrik. Jika sedang berenang atau berada di sekitar kolam, segera naik dan menjauh untuk menghindari risiko sengatan listrik.

Baca Juga:  Pelaporan SPT Ditutup 31 Maret 2026, Begini Cara Aktivasi Akun Coretax DJP

3. Jangan berteduh di bawah pohon
Banyak orang memilih pohon sebagai tempat berlindung saat hujan. Padahal, pohon menjadi salah satu objek yang paling rentan tersambar petir.

4. Jauhi tiang listrik dan benda tinggi
Menara, tiang listrik, papan reklame, hingga struktur tinggi lainnya memiliki peluang lebih besar menjadi sasaran sambaran petir.

5. Hindari area terbuka seperti sawah atau lapangan
Jika berada di sawah, taman, atau lapangan, segera cari tempat aman. Area terbuka membuat tubuh berpotensi menjadi titik tertinggi.

6. Pengendara motor sebaiknya segera menepi
Jika hujan disertai petir terjadi saat berkendara, jangan memaksakan perjalanan. Segera berhenti di lokasi aman dan cari tempat berlindung.

Baca Juga:  Ingin Bertemu Lailatul Qadar? Ini Doa yang Dianjurkan Rasulullah

7. Jangan berdiri terlalu dekat dengan orang lain
Saat berteduh bersama, usahakan tetap menjaga jarak. Langkah ini untuk mengurangi risiko jika terjadi lonjakan energi listrik.

8. Kurangi kontak langsung dengan tanah
Jika terjebak di luar tanpa tempat berlindung, posisi tubuh yang meminimalkan kontak dengan tanah dapat membantu mengurangi risiko.

9. Batasi penggunaan alat komunikasi di area terbuka
Saat badai petir berlangsung, sebaiknya kurangi penggunaan perangkat elektronik di luar ruangan sebagai langkah antisipasi.

BMKG mengimbau warga Gorontalo untuk terus mengikuti perkembangan informasi cuaca resmi, terutama ketika potensi hujan lebat dan petir masih tinggi.

Keselamatan menjadi prioritas utama. Jika cuaca mulai memburuk, menunda aktivitas di luar ruangan bisa menjadi keputusan paling bijak.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel