Kriminal

Viral Halalkan Tukar Pasangan, Gus Samsudin Ditangkap Polda Jatim

×

Viral Halalkan Tukar Pasangan, Gus Samsudin Ditangkap Polda Jatim

Sebarkan artikel ini
Syamsudin alias Gus Samsudin melaporkan Pesulap Merah ke Polda Jatim. (Foto: Liputan6.com/Humas Polda Jatim/Hibata.id)
Syamsudin alias Gus Samsudin melaporkan Pesulap Merah ke Polda Jatim. (Foto: Liputan6.com/Humas Polda Jatim/Hibata.id)

Hibata.id – Viral soal halalkan tukar pasangan, Gus Samsudin akhirnya dijemput Ditreskrimsus Polda Jawa Timur. Gus Syamsudin dikhawatirkan bakal melarikan diri usai membuat konten viral yang dinilai tak senonoh itu.

Langkah cepat Polda Jatim ini mendapat apresiasi dari Anggota DPR RI, Ahmad Sahroni. Menurutnya, jika upaya Polda Jatim tersebut menangkap Gus Muhaimin sangat tepat.

Baca Juga:

Mahasiswa Bakal Demo Dugaan Ijazah Palsu Caleg Nasdem Bonebol

Baca Juga:  Acara Joget Tak Berizin di Buteng Kembali Berdarah, Tiga Warga Jadi Korban

Caleg Nasdem di Bone Bolango Diduga Gunakan Ijazah Palsu, Kok Bisa?

Ciri-Ciri Ijazah Palsu yang Harus Diketahui

Wakil Ketua Komisi III DPR RI itu berharap, pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Tidak hanya di hadapan hukum, tapi juga untuk masyarakat Indonesia, karena diduga telah menistakan ajaran agama.

“Apresiasi respon cepat Polda Jatim atas kasus yang sempat saya viralkan ini,” kata Sahroni.

Baca Juga:  Saling Lapor, Dua Warga Pohuwato Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan

“Tidak pakai lama, langsung ditelusuri semuanya, bravo. Selanjutnya, saya harap terduga pelaku bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum,” ujarnya.

“Karena apa yang dia buat, diduga telah menistakan ajaran agama dan merusak moral masyarakat,” sambungnya.

Politikus NasDem ini menuturkan, meskipun diakui bahwa video tersebut hanya sebatas kebutuhan konten, namun terduga pelaku telah melanggar batas-batas kewajaran.

Pasalnya, video yang dibuat sangat menyesatkan dan dapat menimbulkan misinformasi di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Uang Donasi Rp 1,5 Miliar Agus Salim Korban Penyiraman Air Keras Disalahgunakan

“Tidak bisa pakai alasan sebatas konten, orang nanti semena-mena bikin konten sesat kayak gitu. Dan yang nonton kan belum tentu semuanya mengerti, bisa saja ada anak kecil nonton, lalu beneran diyakini sama dia ajarannya. Bahaya sekali ini, sangat tidak patut dan tidak layak,” pungkasnya.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel