Scroll untuk baca berita
Kabar

Cadangan BBM Indonesia Tinggal 25 Hari, Prabowo Perintahkan Bahlil

×

Cadangan BBM Indonesia Tinggal 25 Hari, Prabowo Perintahkan Bahlil

Sebarkan artikel ini
Pertamina menggandeng PT Surveyor Indonesia dan PT TÜV Rheinland Indonesia untuk memastikan kualitas BBM tetap sesuai dengan standar teknis yang berlaku/Liputan6.com/Hibata.id
Pertamina menggandeng PT Surveyor Indonesia dan PT TÜV Rheinland Indonesia untuk memastikan kualitas BBM tetap sesuai dengan standar teknis yang berlaku/Liputan6.com/Hibata.id

Hibata.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk segera membangun fasilitas penyimpanan minyak mentah atau storage guna memperkuat cadangan energi nasional.

Langkah tersebut diambil pemerintah untuk meningkatkan kapasitas cadangan energi Indonesia yang saat ini masih terbatas.

Dengan pembangunan fasilitas baru, pemerintah menargetkan cadangan energi nasional dapat meningkat hingga mencapai 90 hari atau sekitar tiga bulan.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan arahan tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan energi nasional.

Baca Juga:  Kapolda Gorontalo Pecat 6 Anggota Polisi, Ini Alasan di Baliknya

“Bapak Presiden memberikan arahan agar pembangunan storage minyak mentah segera dilakukan. Kita membutuhkan kapasitas cadangan yang kuat untuk menghadapi berbagai kemungkinan di sektor energi,” kata Bahlil sebagaimana dikutip pada Kamis.

Kapasitas Penyimpanan Minyak Masih Terbatas

Bahlil menjelaskan bahwa saat ini kemampuan penyimpanan minyak Indonesia masih berada pada kisaran sekitar 25 hingga 26 hari. Kondisi tersebut dinilai belum ideal untuk menjamin keamanan pasokan energi nasional.

Menurut dia, keterbatasan fasilitas penyimpanan menjadi tantangan utama dalam upaya meningkatkan cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional.

Baca Juga:  PWI Gorontalo Kecam Kekerasan Terhadap Wartawan

Ia menyebutkan bahwa sejak lama kapasitas daya tampung BBM nasional memang hanya mampu mencapai sekitar 25 hari dalam kondisi maksimal.

“Selama ini kemampuan daya tampung BBM nasional memang berkisar maksimal 25 hari. Karena itu cadangan nasional kita biasanya berada pada kisaran minimal sekitar 20 sampai 23 hari,” ujarnya.

Pemerintah Targetkan Cadangan Energi Lebih Aman

Pemerintah menilai peningkatan kapasitas penyimpanan minyak mentah menjadi langkah penting untuk memperkuat ketahanan energi nasional di tengah dinamika pasokan energi global.

Baca Juga:  Tender Puskesmas Mananggu Boalemo 2023 Diduga Diatur, Rincian HPS Bocor

Dengan pembangunan storage minyak mentah baru, pemerintah berharap Indonesia memiliki cadangan energi yang lebih aman dan mampu menghadapi potensi gangguan pasokan energi di masa depan.

Selain itu, penguatan cadangan energi juga dinilai dapat mendukung stabilitas pasokan BBM nasional serta memperkuat kemandirian energi Indonesia dalam jangka panjang.

 

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel