Hibata.id – Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menegaskan pentingnya profesionalisme, integritas, serta kesiapan infrastruktur dalam pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 yang menjadi bagian dari asesmen skala nasional.
Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) TKA di Ballroom Hotel Grand Q, Kota Gorontalo, Kamis.
Sofyan menempatkan sektor pendidikan sebagai fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat global.
Ia menilai perkembangan teknologi yang pesat menuntut peningkatan kualitas pendidikan melalui sistem evaluasi yang terukur, objektif, dan berstandar nasional.
“Peningkatan kualitas pendidikan harus didukung oleh sistem asesmen yang jelas dan akuntabel,” ujarnya.
Menurut dia, Tes Kemampuan Akademik menjadi instrumen penting untuk mengukur capaian kognitif peserta didik secara objektif, khususnya pada mata pelajaran inti seperti Bahasa Indonesia dan Matematika.
Ia menambahkan, TKA juga berperan strategis dalam memetakan kompetensi siswa sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi satuan pendidikan dalam meningkatkan mutu pembelajaran secara berkelanjutan.
Dalam arahannya, Sofyan memberikan sejumlah penegasan kepada peserta Bimtek terkait kesiapan teknis di lapangan.
Ia meminta proktor dan teknisi meningkatkan profesionalisme dengan memahami secara menyeluruh alur pelaksanaan, termasuk pengoperasian aplikasi serta langkah antisipasi terhadap kendala teknis.
Selain itu, ia menekankan pentingnya kesiapan sarana dan prasarana di setiap satuan pendidikan, terutama terkait ketersediaan komputer dan jaringan internet.

“Semua perangkat harus dipastikan siap agar pelaksanaan berjalan lancar tanpa hambatan,” katanya.
Sofyan juga menegaskan pentingnya menjaga integritas selama pelaksanaan TKA. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh nilai, tetapi juga oleh kejujuran dan objektivitas.
Ia meminta seluruh pihak menjaga kerahasiaan soal serta menegakkan tata tertib secara konsisten dan bertanggung jawab.
Di sisi lain, ia menyoroti pentingnya kesiapan mental siswa. Ia menilai peran guru sangat krusial dalam memberikan pendampingan dan motivasi agar peserta didik lebih percaya diri saat mengikuti tes.
Lebih lanjut, Sofyan menyebut peserta Bimtek sebagai ujung tombak dalam menyukseskan pelaksanaan TKA di masing-masing satuan pendidikan.
Ia berharap kegiatan tersebut dimanfaatkan secara optimal untuk memperdalam pemahaman teknis dan berbagi pengalaman dengan narasumber.
“Peserta Bimtek harus siap menjadi garda terdepan dalam menyelenggarakan Tes Kemampuan Akademik yang berkualitas dan berintegritas,” ujarnya.
Sofyan Puhi kemudian secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis TKA Tahun 2026 dan berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Gorontalo.













