Kota Gorontalo

Street Food Sepanjang 2,1 Km, Dishub Kota Goronbtalo Rekayasa Lalu Lintas

×

Street Food Sepanjang 2,1 Km, Dishub Kota Goronbtalo Rekayasa Lalu Lintas

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Perhubungan Kota Gorontalo, Hermanto Saleh. (Foto: Humas Pemkot Kotamobagu)
Kepala Dinas Perhubungan Kota Gorontalo, Hermanto Saleh. (Foto: Humas Pemkot Kotamobagu)

Hibata.id – Dinas Perhubungan Kota Gorontalo menurunkan personel untuk mengawal pelaksanaan event Street Food yang membentang sepanjang 2,1 kilometer, mulai dari samping Rumah Dinas Gubernur hingga kawasan depan gerai McDonald’s. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai hari ini hingga esok.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Gorontalo, Hermanto Saleh, mengatakan pengamanan dilakukan bersama Satpol PP guna memastikan kelancaran arus lalu lintas serta kenyamanan pengunjung.

Menurutnya, sejumlah persiapan telah dilakukan, terutama terkait pengaturan kantong parkir bagi masyarakat yang datang ke lokasi kegiatan.

Baca Juga:  Wali Kota Gorontalo Terima Usulan Lurah dari Camat, Prioritaskan Alumni IPDN

Dishub menyiapkan beberapa titik parkir, di antaranya ruas Jalan Nani Wartabone sisi kanan serta kawasan HB Jassin (eks Jalan Agus Salim) sebagai area parkir pengunjung.

Untuk ruas Jalan Nasional, Hermanto menegaskan tidak akan diberlakukan pungutan retribusi parkir. Namun, untuk area parkir di jalan kota, retribusi tetap diberlakukan sesuai ketentuan Peraturan Daerah (Perda) yang berlaku.

Baca Juga:  Wawali Indra Gobel Ajak Warga Jadi Garda Terdepan Keamanan Lingkungan

Dari sisi rekayasa lalu lintas, penutupan jalan akan dimulai pukul 17.00 WITA. Pelaku UMKM diberikan waktu sekitar satu jam untuk melakukan loading barang sebelum penutupan total diberlakukan setelah waktu salat Magrib, sekitar pukul 18.15 hingga 18.30 WITA.

Hermanto juga memastikan bahwa pelaksanaan Street Food tidak akan mengganggu agenda pemberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) yang juga berlangsung pada 9 Mei, karena telah disiapkan skema pengaturan khusus.

Baca Juga:  Ryan Kono: Kami Mendukung Penuh Pelaksanaan Operasi Ketupat Otanaha Tahun 2024

Ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas potensi ketidaknyamanan, terutama bagi pengguna jalan yang melintasi kawasan Nani Wartabone dan HB Jassin.

“Street Food ini direncanakan menjadi agenda rutin setiap malam Sabtu dan malam Minggu,” ujarnya.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan rute perjalanan guna menghindari kepadatan di sekitar lokasi kegiatan.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel