Hibata.id, Buton Tengah – Kunjungan Bupati Buton Tengah, Azhari, ke Talaga Raya, Senin (18/5/2026), bukan sekadar agenda seremonial pemerintahan.
Di hadapan masyarakat, sejumlah program langsung digulirkan, mulai dari pasar murah, bantuan sosial, layanan kesehatan gratis, hingga sinyal pembangunan baru yang menarik perhatian warga.
Didampingi Bunda PAUD Kabupaten Buton Tengah, Azhari turun langsung menyapa masyarakat dalam kunjungan kerja yang melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).
Antara lain Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag).
Warga memanfaatkan momentum tersebut untuk mendapatkan layanan yang selama ini sangat dibutuhkan.
Pemerintah daerah membuka pasar murah dengan paket kebutuhan pokok berupa beras premium lima kilogram dan minyak goreng satu kilogram seharga Rp50 ribu.
Kepala Dinas Perindag Buton Tengah, Israin, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk membantu masyarakat menghadapi kenaikan kebutuhan menjelang Hari Raya Iduladha.
“Pasar murah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” katanya.
Tak hanya soal kebutuhan rumah tangga, pemerintah daerah juga menghadirkan bantuan sosial bagi warga terdampak kebakaran, layanan pemeriksaan kesehatan gratis, hingga sunatan massal.
Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Buton Tengah turut melakukan pembinaan pendidikan anak usia dini sebagai bagian dari penguatan sektor pendidikan di wilayah kepulauan tersebut.
Namun, perhatian warga tak hanya tertuju pada layanan yang dibawa hari itu.
Dalam kunjungannya, Azhari meninjau langsung kondisi Kantor Kelurahan Talaga Raya yang dinilai sudah membutuhkan perbaikan.
Ia mengungkapkan pemerintah daerah tengah membuka peluang untuk merehabilitasi gedung tersebut melalui perubahan anggaran tahun berjalan.
“Kita akan melihat kemungkinan penganggarannya pada perubahan anggaran mendatang,” ujar Azhari.
Bahkan, ia menyebut pemerintah daerah berpotensi memperoleh tambahan anggaran sekitar Rp30 miliar yang akan diarahkan untuk pembangunan prioritas.
Pernyataan itu memunculkan harapan baru bagi masyarakat Talaga Raya yang selama ini menantikan peningkatan infrastruktur pelayanan publik.
Tak berhenti di situ, Azhari juga membawa pesan penting bagi keluarga kurang mampu terkait akses pendidikan.
Ia mengajak masyarakat memanfaatkan program Sekolah Rakyat (SR), yakni program pendidikan yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga yang memenuhi kriteria penerima manfaat.
Menurut dia, pendidikan dalam program tersebut ditanggung negara dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.
“Kalau ada anak yang belum sekolah dan memenuhi syarat, mari manfaatkan program ini,” katanya.
Azhari juga menyebut keluarga penerima manfaat berpeluang memperoleh dukungan tambahan, termasuk bantuan rumah layak huni dan bantuan usaha sesuai kebijakan pemerintah.
Untuk tahun 2026, Kabupaten Buton Tengah disebut memperoleh alokasi 77 unit program bedah rumah.
Kunjungan kerja itu pun disambut antusias warga. Sejak pagi, masyarakat memadati lokasi kegiatan untuk memanfaatkan layanan yang dibuka pemerintah daerah.
Bagi warga Talaga Raya, kunjungan itu bukan sekadar agenda pemerintahan, tetapi membawa harapan baru soal kebutuhan pokok, layanan dasar, pendidikan, hingga pembangunan daerah.













