Kabar

Mengapa Jumlah TKA di Pohuwato Belum Bisa Dihitung? Ini Penjelasan Imigrasi

×

Mengapa Jumlah TKA di Pohuwato Belum Bisa Dihitung? Ini Penjelasan Imigrasi

Sebarkan artikel ini
Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pohuwato, Budi Mangantjo/Hibata.id
Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pohuwato, Budi Mangantjo/Hibata.id

Hibata.id, Pohuwato – Berapa sebenarnya jumlah tenaga kerja asing (TKA) di Kabupaten Pohuwato? Pertanyaan itu ternyata belum bisa dijawab pasti oleh Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pohuwato.

Penyebabnya sederhana, seluruh data administrasi mereka masih berada di Kantor Imigrasi Gorontalo.

Meski angka resminya belum tersedia, satu hal sudah bisa dipastikan.

Mayoritas warga negara asing (WNA) yang bekerja di Kabupaten Pohuwato masih berasal dari China.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pohuwato, Budi Mangantjo, menjelaskan pihaknya baru mulai memberikan pelayanan keimigrasian secara penuh mulai Selasa (14/7/2026).

Baca Juga:  Wisatawan ke Gorontalo Meningkat, Hunian Hotel Berbintang Justru Sepi

Bersamaan dengan itu, seluruh WNA yang bekerja di Pohuwato akan menjalani proses mutasi administrasi dari Kantor Imigrasi Gorontalo ke Kantor Imigrasi Pohuwato.

“Seluruh data sebelumnya masih berada di Kantor Imigrasi Gorontalo. Mulai besok seluruh WNA yang bekerja di Pohuwato akan melakukan mutasi administrasi ke Kantor Imigrasi Pohuwato,” kata Budi usai menghadiri audiensi bersama DPRD Pohuwato, Senin (13/7/2026).

Baca Juga:  Isu Relokasi Warga Tiga Dusun di Hulawa, Kades: Tidak Ada Informasi sama Kami

Menurutnya, selama proses tersebut belum rampung, pihaknya belum memiliki data resmi mengenai jumlah tenaga kerja asing yang bekerja di daerah itu.

“Setelah mutasi selesai, baru kami dapat mengetahui jumlah WNA secara akurat,” ujarnya.

Sementara itu, hasil pengawasan lapangan Direktorat Jenderal Imigrasi bersama tim sekitar dua pekan lalu mencatat sekitar 60 WNA bekerja di kawasan Pani Gold Mine.

Selain itu, petugas juga mendata satu warga negara Jepang di perusahaan Mutiara, enam WNA di perusahaan Milenium di Kecamatan Paguat, serta satu WNA di perusahaan SERE.

Baca Juga:  7 Aktivis Dipanggil Polda Gorontalo, Terkait Tambang Emas di Pohuwato?

Budi menegaskan angka tersebut belum menjadi data final karena masih menunggu proses pemindahan administrasi selesai.

Saat ditanya asal negara para pekerja asing di Pohuwato, ia membenarkan bahwa hingga kini jumlah terbanyak masih berasal dari China.

“Betul, untuk saat ini WNA di Pohuwato masih didominasi oleh warga negara China,” katanya.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel