Hibata.id, Gorontalo – Jika ada satu ruangan di Buton Tengah yang pada Selasa (14/07/2026) siang dipenuhi beragam tokoh agama dengan tujuan yang sama, tempat itu adalah Aula Pancana, Kantor Bupati Buton Tengah.
Bukan untuk berdebat siapa yang paling benar, melainkan duduk bersama menjaga satu hal yang nilainya jauh lebih mahal, yakni kerukunan.
Momentum itu terjadi saat Bupati Buton Tengah, Dr. Azhari, mengukuhkan pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Buton Tengah periode 2026–2030.
Dalam sambutannya, Azhari mengajak seluruh pengurus FKUB memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah agar kehidupan masyarakat tetap harmonis, aman, dan kondusif.
“Kita semua adalah keluarga. Melalui forum ini, saya bersama Wakil Bupati berharap dapat menerima masukan yang konstruktif terkait berbagai persoalan keagamaan,” kata Azhari.
Ia menilai FKUB bukan sekadar organisasi yang aktif saat ada agenda seremonial.
Menurutnya, forum tersebut harus menjadi ruang komunikasi yang mampu mendeteksi persoalan sejak dini sebelum berkembang menjadi konflik.
Karena itu, Azhari meminta para tokoh agama rutin berdiskusi, bertukar informasi, dan memperkuat koordinasi lintas agama.
“Forum ini harus aktif berdiskusi, saling bertukar informasi, dan bersama-sama mencari solusi terhadap persoalan yang muncul di tengah masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, persaudaraan dan kerukunan di Buton Tengah akan semakin kuat,” ujarnya.
Selain membahas penguatan peran FKUB, Azhari juga menyinggung kebutuhan sekretariat sebagai pusat aktivitas organisasi.
Meski pemerintah daerah masih menghadapi keterbatasan anggaran, ia memastikan upaya penyediaan kantor yang layak tetap menjadi perhatian.
“Kami telah memikirkan agar organisasi di bawah naungan pemerintah daerah, termasuk FKUB, memiliki kantor yang layak sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih maksimal,” katanya.
Pengukuhan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Muh. Adam Basan, Wakil Ketua DPRD Mazaludin, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah, Kepala Kantor Urusan Agama, Kepala Kantor Penyelenggara Haji dan Umrah, pimpinan OPD, serta tokoh lintas agama.
Bupati juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Buton Tengah terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat untuk mendukung percepatan pembangunan, peningkatan pelayanan publik, dan program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.












