Kabar

Pertalite Tak Merata di SPBU Gorontalo, Pengemudi Keluhkan Sulitnya Mendapat Pasokan

×

Pertalite Tak Merata di SPBU Gorontalo, Pengemudi Keluhkan Sulitnya Mendapat Pasokan

Sebarkan artikel ini
Polrestabes Medan mengungkap dugaan penyalahgunaan Niaga BBM yang dilakukan oleh oknum pegawai SPBU 14.201.135/Hibata.id
Polrestabes Medan mengungkap dugaan penyalahgunaan Niaga BBM yang dilakukan oleh oknum pegawai SPBU 14.201.135/Hibata.id

Hibata.id, Gorontalo Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Provinsi Gorontalo dalam beberapa hari terakhir diduga mengalami keterbatasan pasokan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite.

Kondisi tersebut membuat antrean kendaraan mengular di SPBU yang masih memiliki stok.

Sementara beberapa SPBU lainnya hanya melayani penjualan BBM nonsubsidi jenis Pertamax.

Pantauan Hibata.id pada Jumat (07/08/2026) memperlihatkan antrean kendaraan roda dua, bentor, hingga mobil pribadi memenuhi area SPBU sejak pagi.

Tidak sedikit pengendara yang harus berpindah dari satu SPBU ke SPBU lainnya setelah mengetahui Pertalite telah habis.

Bagi sebagian masyarakat, terutama pengemudi bentor dan ojek online, kondisi itu bukan sekadar persoalan antrean.

Baca Juga:  Sengketa Tanah Warisan Tanggikiki, BPN Kota Gorontalo Diduga Lakukan Maladministrasi

Mereka harus mengorbankan waktu bekerja demi mencari BBM yang harganya masih sesuai dengan kemampuan ekonomi.

Di beberapa SPBU, papan informasi yang menunjukkan Pertalite tidak tersedia membuat pengendara hanya memiliki satu pilihan, yakni membeli Pertamax dengan harga yang lebih tinggi atau melanjutkan perjalanan mencari SPBU lain yang masih memiliki stok.

Karno, seorang pengemudi bentor di Kota Gorontalo, mengaku pendapatannya ikut tergerus ketika terpaksa mengisi Pertamax.

Menurutnya, selisih harga BBM membuat biaya operasional harian meningkat, sementara penghasilan tidak bertambah.

“Kalau terpaksa isi Pertamax, pengeluaran kami bertambah. Pendapatan sehari belum tentu cukup menutup biaya bensin,” katanya.

Baca Juga:  Bank SulutGo Luncurkan Kredit Khusus Perangkat Desa, Ini Manfaatnya!

Situasi serupa dialami Warlan, pengemudi ojek online. Ia mengatakan tidak jarang harus mendatangi beberapa SPBU sebelum akhirnya menemukan Pertalite yang masih tersedia.

Namun, setelah menemukannya, antrean panjang kembali menjadi tantangan.

“Kalau ada stok, kami tetap harus antre cukup lama sebelum bisa mengisi BBM,” ujarnya.

Antrean yang terus mengular membuat para pengemudi kehilangan jam produktif.

Waktu yang seharusnya digunakan untuk mengantar penumpang atau menerima pesanan justru habis di jalan dan di area SPBU.

Akibatnya, jumlah perjalanan yang bisa diselesaikan dalam sehari berkurang, sehingga pendapatan ikut terdampak.

Baca Juga:  Jadwal Masuk Kerja ASN Usai Lebaran 2026, WFA Berlaku hingga...

Sejumlah warga berharap distribusi Pertalite di Gorontalo segera kembali normal agar aktivitas masyarakat tidak terus terganggu.

Mereka juga berharap pasokan BBM subsidi dapat tersedia secara merata di seluruh SPBU sehingga pengendara tidak perlu berpindah-pindah lokasi hanya untuk mendapatkan bahan bakar.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak Pertamina mengenai penyebab terbatasnya pasokan Pertalite di sejumlah SPBU di Gorontalo.

Hibata.id masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak pertamina terkait kondisi distribusi BBM tersebut.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel