Kota Gorontalo

Penyaluran BPNT Kota Gorontalo Harus Selesai Empat Hari!

×

Penyaluran BPNT Kota Gorontalo Harus Selesai Empat Hari!

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Gorontalo, Marten Taha saat menghadiri pendistribusian program BPNT. (Foto: Humas Pemkot Gorontalo
Wali Kota Gorontalo, Marten Taha saat menghadiri pendistribusian program BPNT. (Foto: Humas Pemkot Gorontalo

Hibata.id – Wali Kota Gorontalo, Marten Taha meminta pendistribusian program BPNT kepada keluarga penerima manfaat (KPM) harus diselesaikan empat hari. 

Permintaan Marten Taha itu dialamatkan kepada Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Gorontalo.

“Saya minta pendistribusian BPNT cepat selesai. Saya targetkan empat hari semua sudah rampung,” Marten Taha

Penyaluran BPNT di Kota Gorontalo sendiri mulai dilaksanakan pada Senin (18/3/2024) yang diawali dari tiga kecamatan, yaitu; Kecamatan Kota Tengah; Kota Barat; dan Kota Selatan.

Baca Juga:  Jam Kerja Guru dan Tenaga Kependidikan di Kota Gorontalo Berubah, Ini Penjelasannya!

“Hari ini ada tiga kecamatan yang didistribusikan program BPNT untuk periode Bulan Februari dan Bulan Maret, dimana masing-masing KPM menerima sebesar Rp 400 ribu,” ungkapnya

Baca juga: 1.633 KPM di Kota Gorontalo Terima BPNT

Baca Juga:  Polemik Eks Rumah Jawatan Kantor Pos Gorontalo: Dua Anggota TACB Cabut Tanda Tangan, Siap Bersaksi

Sementara itu, kata Marten, untuk Kecamatan Kota Barat sebanyak 294 KPM, Kecamatan Kota Tengah 77 KPM dan Kecamatan Kota Selatan 92 KPM.

Marten berharap, dana bantuan dari program BPNT ini harus digunakan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan KPM. 

“Pesan saya kepada KPM, pergunakan dengan baik dana bantuan ini untuk kepentingan kebutuhan. Apalagi saat ini harga bahan pokok melonjak naik,” harapnya

Baca Juga:  Adhan Dambea Ungkap Dugaan Oknum Polisi Bekingi Tempat Maksiat

Ia juga mengingatkan, PT. Pos Indonesia sebagai penyalur dapat mendistribusi dana tersebut berdasarkan data yang jelas.

“Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Gorontalo, harus memastikan penerima BPNT ini benar-benar KPM yang masuk dalam data, dan tidak diwakili oleh siapapun,” tegasnya