Kabar

HARFEST 2026 dan Cuan Rp1,8 Miliar dari Jalanan Kota Gorontalo

×

HARFEST 2026 dan Cuan Rp1,8 Miliar dari Jalanan Kota Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Festival Kuliner Hulonthalo Art & Craft Festival (HARFEST) 2026/Hibata.id
Festival Kuliner Hulonthalo Art & Craft Festival (HARFEST) 2026. Foto: Otanaha.id/Hibata.id

Hibata.id, Gorontalo – Bisnis kuliner di Kota Gorontalo menunjukkan geliat yang semakin kuat.

Salah satu kawasan street food bahkan mencatat perputaran usaha sekitar Rp1,8 miliar hanya dalam beberapa bulan.

Angka tersebut menjadi salah satu gambaran potensi ekonomi yang tumbuh dari usaha kuliner masyarakat di Kota Gorontalo.

Potensi itu kini mendapat ruang lebih luas melalui Festival Kuliner Hulonthalo Art & Craft Festival (HARFEST) 2026 yang berlangsung di Grand Palace Convention Center (GPCC), Kota Gorontalo.

Bank Indonesia Provinsi Gorontalo berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Gorontalo dan Pemerintah Provinsi Gorontalo menghadirkan sekitar 75 UMKM kuliner dalam festival tersebut.

Baca Juga:  PETI DAM Hulawa Jalan Terus, Kasus Pengeroyokan Hilang Tanpa Jejak?

Sejumlah pelaku street food dari kawasan Jalan Andalas ikut ambil bagian. Mereka bergabung dengan rangkaian HARFEST 2026 yang juga melibatkan 165 UMKM binaan Bank Indonesia.

Pertumbuhan usaha kuliner menjadi salah satu wajah baru aktivitas ekonomi Kota Gorontalo.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo Bambang Satya Permana bilang, Wirausaha muda bermunculan, sementara sejumlah kawasan berkembang menjadi titik baru aktivitas perdagangan masyarakat.

Baca Juga:  KORMI Dorong Festival Olahraga Tradisional Torosiaje 2026, Hadiah Utama Rp20 Juta

“Namun, pertumbuhan pasar saja dinilai belum cukup,” kata Bambang.

Menurutnya, Pelaku UMKM perlu memperkuat kualitas produk, memperbaiki kemasan, memanfaatkan teknologi pembayaran.

Selain itu mereka diminta mengelola usaha secara lebih profesional agar mampu mempertahankan pertumbuhan.

Karena itu, Bank Indonesia memanfaatkan momentum HARFEST 2026 untuk mendorong UMKM meningkatkan kapasitas sekaligus memperluas jangkauan pasar.

“Pemanfaatan pembayaran digital juga didorong agar pelaku usaha lebih mudah melayani konsumen dan mencatat transaksi dalam aktivitas bisnis sehari-hari,” ujarnya.

Festival tersebut sekaligus mempertemukan pelaku usaha dengan masyarakat sebagai konsumen.

Baca Juga:  APMPK Laporkan Dugaan Pembiaran PETI Bone Bolango ke Polda Gorontalo

Semakin besar transaksi produk lokal, semakin luas pula dampak ekonomi yang dapat dirasakan pelaku UMKM.

Festival Kuliner HARFEST 2026 berlangsung hingga Minggu (13/9/2026) di GPCC Kota Gorontalo.

Dengan perputaran usaha yang telah mencapai miliaran rupiah di salah satu kawasan street food, sektor kuliner menunjukkan bahwa usaha yang tumbuh dari jalanan pun dapat menjadi bagian penting dari denyut ekonomi Kota Gorontalo.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel