Kabar

PLN Nusantara Power Siapkan Kawasan Eduekowisata Julang Sulawesi di Pohuwato

×

PLN Nusantara Power Siapkan Kawasan Eduekowisata Julang Sulawesi di Pohuwato

Sebarkan artikel ini
PLN Nusantara Power UP Gorontalo dan UMGo membangun Laboratorium Konservasi Julang Sulawesi di Pohuwato untuk riset, pendidikan, dan pengembangan eduekowisata/Hibata.id
PLN Nusantara Power UP Gorontalo dan UMGo membangun Laboratorium Konservasi Julang Sulawesi di Pohuwato untuk riset, pendidikan, dan pengembangan eduekowisata/Hibata.id

Hibata.id, Gorontalo Kawasan hutan di Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, mulai dipersiapkan menjadi pusat konservasi sekaligus destinasi eduekowisata berbasis keanekaragaman hayati.

PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Gorontalo bersama Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGo) menggagas pembangunan Laboratorium Lapangan Konservasi di Desa Mekarti Jaya sebagai bagian dari upaya melindungi Burung Julang Sulawesi (Rhyticeros cassidix) sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Laboratorium lapangan tersebut dirancang menjadi pusat penelitian, pendidikan lingkungan, dan pengembangan wisata edukasi yang dapat dimanfaatkan pelajar, mahasiswa, peneliti, komunitas pecinta alam, hingga wisatawan yang ingin mempelajari ekosistem hutan dan satwa endemik Sulawesi.

Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Gorontalo, Dr. Salahudin Pakaya, mengatakan konsep pengembangan kawasan mengintegrasikan konservasi, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat agar manfaat pelestarian lingkungan dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Baca Juga:  BRI Gorontalo Gelar Upacara HUT ke-80 RI, Tekankan Kemandirian Ekonomi Rakyat

“Konservasi akan semakin kuat ketika masyarakat memperoleh manfaat secara langsung. Karena itu, kami tidak hanya fokus pada perlindungan Julang Sulawesi, tetapi juga mengembangkan kawasan ini sebagai destinasi pembelajaran keanekaragaman hayati. Wisatawan dapat belajar mengenai ekosistem hutan, sementara masyarakat memperoleh peluang ekonomi baru tanpa mengurangi kelestarian kawasan,” katanya.

Menurut Salahudin, Laboratorium Lapangan Konservasi akan memperkuat fungsi kawasan sebagai pusat riset biodiversitas sekaligus menjadi lokasi pembelajaran lingkungan yang terbuka bagi berbagai kalangan.

Manager PLN Nusantara Power UP Gorontalo, Adi Nugroho, mengatakan pembangunan laboratorium merupakan bagian dari strategi keberlanjutan Program Konservasi Julang Sulawesi yang telah disusun hingga 2029.

Baca Juga:  48 Warga Terjangkit Malaria, Tapi PETI Dengilo Masih Beroperasi

Ia menjelaskan program tersebut tidak hanya berorientasi pada perlindungan satwa endemik, tetapi juga menciptakan nilai tambah melalui pengembangan eduekowisata berbasis masyarakat.

“Kami ingin konservasi memberikan manfaat yang lebih luas. Selain menjaga satwa endemik, program ini juga membuka peluang ekonomi melalui wisata edukasi. Ketika masyarakat merasakan manfaat dari kawasan yang tetap lestari, kesadaran untuk menjaga lingkungan akan tumbuh secara alami,” ujarnya.

Adi menambahkan, Laboratorium Lapangan Konservasi akan menjadi pusat berbagai kegiatan, mulai dari penelitian keanekaragaman hayati, pendidikan konservasi, pengamatan burung, hingga pelatihan masyarakat sebagai pemandu wisata lingkungan.

Sementara itu, Assistant Manager Business Support PLN Nusantara Power UP Gorontalo, Reynold Gobel, menilai pengembangan eduekowisata menjadi pendekatan yang mampu menjaga keseimbangan antara pelestarian alam dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Baca Juga:  Kadis Pertanian Bantah Data Gubernur Gorontalo soal Jumlah Pengadaan Sapi

“Konservasi memiliki nilai yang lebih besar ketika mampu menghadirkan manfaat sosial dan ekonomi. Melalui eduekowisata, masyarakat bukan hanya menjaga hutan, tetapi juga menjadi pelaku utama dalam pengembangan kawasan secara berkelanjutan,” katanya.

Program Konservasi Julang Sulawesi merupakan kolaborasi PLN Nusantara Power UP Gorontalo dan Universitas Muhammadiyah Gorontalo yang akan berlangsung hingga 2029.

Program tersebut diarahkan untuk menjaga habitat Burung Julang Sulawesi, memperkuat kegiatan penelitian dan pendidikan lingkungan, serta mendorong lahirnya destinasi eduekowisata berbasis masyarakat di Kabupaten Pohuwato.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel