Hibata.id, Gorontalo – Biasanya yang datang ke Iloheluma adalah warga yang ingin menikmati embung berair jernih. Namun kali ini, perhatian justru tertuju pada kabar lain.
Sebuah alat berat jenis excavator diduga lebih dulu “berkunjung” ke kawasan hutan tersebut untuk melakukan aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI).
Informasi yang diterima Hibata.id menyebutkan alat berat itu diduga telah mulai melakukan pengerukan di kawasan Iloheluma, Kecamatan Patilanggio, Kabupaten Pohuwato.
Hingga kini, informasi tersebut masih menunggu konfirmasi resmi dari aparat berwenang.
Kabar itu membuat warga khawatir. Pasalnya, Iloheluma selama ini dikenal bukan karena tumpukan tanahnya, melainkan embung alami dengan air yang jernih serta panorama yang masih asri.
Jika aktivitas pertambangan benar berlangsung di kawasan tersebut, masyarakat menilai kualitas lingkungan dapat terdampak.
Sedimentasi berpotensi meningkat, air bisa menjadi keruh, dan potensi wisata alam yang selama ini menjadi kebanggaan warga ikut terancam.
Masuknya alat berat ke kawasan hutan juga memunculkan pertanyaan mengenai pengawasan. Warga berharap instansi terkait segera memastikan kondisi di lapangan agar informasi yang berkembang memperoleh kepastian.
Hingga berita ini diterbitkan, wartawan Hibata.id telah meminta konfirmasi kepada Kapolsek Patilanggio pada Sabtu (4/7/2026).
Namun, belum ada keterangan resmi yang disampaikan. Redaksi juga akan memperbarui informasi setelah memperoleh penjelasan dari aparat penegak hukum maupun instansi terkait.












