Politik

Ahmad Sahroni Dicopot dari Pimpinan Komisi III DPR, Netizen Ramai Kritik Ucapannya

×

Ahmad Sahroni Dicopot dari Pimpinan Komisi III DPR, Netizen Ramai Kritik Ucapannya

Sebarkan artikel ini
Ahmad Sahroni Dicopot/Hibata.id
Ahmad Sahroni/Hibata.id

Hibata.id – Ahmad Sahroni resmi dicopot dari jabatan Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Posisi tersebut kini digantikan Rusdi Masse Mappasessu, sementara Sahroni berpindah menjadi anggota Komisi I DPR.

Keputusan pergantian itu tertuang dalam surat Fraksi Partai NasDem DPR yang ditandatangani Ketua Fraksi Victor Laiskodat serta Ahmad Sahroni sendiri selaku Sekretaris Fraksi NasDem.

Scroll untuk baca berita

“(Surat) Benar,” ujar salah satu politisi NasDem yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga:  KPU Bone Bolango Gelar Rakor Persiapan Pembentukan Pantarlih

Dengan rotasi tersebut, Rusdi Masse yang sebelumnya duduk di Komisi I DPR kini menempati kursi Wakil Ketua Komisi III DPR. Sebaliknya, Ahmad Sahroni mengisi posisi Rusdi sebagai anggota Komisi I.

Di tengah perubahan itu, Sahroni justru menuai kritik publik akibat pernyataannya saat kunjungan kerja ke Polda Sumatera Utara, Jumat (22/8/2025). Kala itu, ia menanggapi seruan pembubaran DPR yang ramai di media sosial dengan komentar kontroversial.

Baca Juga:  Pendaftaran Ketum BM PAN Dibuka 19 April, Siapa Paling Siap Bertarung?

“Mental manusia yang begitu adalah mental orang tertolol sedunia. Catat nih, orang yang cuma bilang bubarin DPR itu adalah orang tolol sedunia. Kenapa? Kita nih memang orang semua pintar semua? Enggak bodoh semua kita,” ujar Sahroni.

Sahroni menegaskan bahwa DPR tetap terbuka terhadap kritik, tetapi menurutnya seruan pembubaran lembaga legislatif tidak masuk akal.

Baca Juga:  Pentas Demokrasi, Cara KPU Gorontalo Utara Hadapi Pilkada Damai 2024

Pernyataan tersebut memicu gelombang reaksi keras di jagat maya. Banyak netizen menilai ucapannya arogan dan meremehkan suara rakyat. Kolom komentar akun Instagram milik Sahroni dipenuhi kritik tajam dari warganet yang merasa tersinggung.

Hingga kini, Fraksi Partai NasDem belum memberikan keterangan resmi terkait alasan rotasi jabatan di DPR. Sementara itu, pernyataan Sahroni masih menjadi perbincangan hangat di media sosial.