Scroll untuk baca berita
Parlemen

Femmy Udoki Serap Aspirasi Warga: Biaya Listrik Jadi Keluhan Utama

×

Femmy Udoki Serap Aspirasi Warga: Biaya Listrik Jadi Keluhan Utama

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, Femmy Udoki, menggelar reses masa persidangan kedua tahun 2024-2025/Hibata.id
Anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, Femmy Udoki, menggelar reses masa persidangan kedua tahun 2024-2025/Hibata.id

Hibata.id – Anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, Femmy Udoki, menggelar reses masa persidangan kedua tahun 2024-2025 di Desa Bintalahe, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango.

Dalam pertemuan tersebut, salah satu aspirasi utama yang disampaikan warga adalah permintaan penurunan daya listrik perumahan nelayan.

Scroll untuk baca berita

Sebagian masyarakat di wilayah tersebut berharap adanya rekomendasi dari Femmy Udoki agar mereka dapat mengajukan perubahan daya listrik.

Baca Juga:  Jelang Pilkada Bonebol, Yuriko Kamaru Minta Jaga Kondusifitas Daerah

Dari yang sebelumnya 1.300 watt, turun ke kapasitas yang lebih rendah. Menurut warga, biaya listrik yang tinggi menjadi beban ekonomi yang cukup berat.

“Biaya listrik saat ini sangat tinggi. Rp50 ribu hanya cukup untuk satu minggu,” ujar salah seorang warga dalam pertemuan tersebut.

Baca Juga:  DPRD Gorontalo Pastikan Tinta Ribbon untuk E-KTP di Boalemo Terpenuhi

Menanggapi hal itu, Femmy Udoki menyatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan PLN melalui Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo yang menjadi mitra resmi perusahaan listrik negara tersebut.

“Kami akan membahas persoalan ini dalam rapat agar bisa segera ditindaklanjuti. Masukan dari masyarakat sangat penting untuk menjadi perhatian pemerintah,” ujar Kristina Udoki.

Baca Juga:  Solusi DPRD Provinsi Gorontalo Soal Ketimpangan SPMB 2025

Reses merupakan agenda rutin anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan masing-masing.

Hasil dari pertemuan ini akan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dalam mengambil kebijakan yang lebih berpihak kepada masyarakat.

 

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel