Hibata.id, Bolmut – Aktivitas pengangkutan material yang diduga mengandung silika di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sulawesi Utara, mulai menjadi perhatian warga setempat.
Material tersebut diduga berasal dari salah satu titik di Kecamatan Kaidipang, Bolmut.
Disebut-sebut dikirim untuk kebutuhan industri semen yang diduga milik PT Conch North Sulawesi Cement (NSC).
Sejumlah warga mengaku melihat kendaraan pengangkut material keluar masuk dari lokasi tersebut dalam beberapa hari terakhir.
“Sudah beberapa hari ini truk lalu lalang mengangkut material. Informasinya untuk kebutuhan pabrik semen,” kata seorang warga yang meminta namanya tidak dipublikasikan, Senin (18/05/2026).
Berdasarkan penelusuran di lapangan, aktivitas pengerukan material di lokasi tersebut diduga telah berlangsung sekitar empat hari.
Seorang pekerja di lokasi mengaku aktivitas dilakukan untuk memenuhi permintaan dari pihak kontraktor.
“Kami hanya memenuhi permintaan dari salah satu kontraktor yang bekerja sama. Aktivitas ini sudah berjalan sekitar empat hari,” ujar pekerja tersebut.
Ia menyebut material yang diangkut memang dikirim ke kawasan industri PT Conch NSC di Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow.
“Material ini dikirim ke sana, tapi kami tidak mengetahui secara pasti penggunaannya,” katanya.
Aktivitas tersebut memunculkan pertanyaan dari masyarakat terkait legalitas pengerukan material.
Termasuk perizinan usaha pertambangan atau izin galian yang diperlukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak PT Conch North Sulawesi Cement belum memberikan tanggapan atas upaya konfirmasi yang telah dilakukan media.
Melalui pesan WhatsApp kepada bagian hubungan masyarakat pada Senin sekitar pukul 14.04 Wita Hibata.id sudah melakukan konfirmasi.
Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari pihak terkait untuk melengkapi informasi dalam pemberitaan ini.













