Hibata.id, Bolmut – Ada wajah baru di pucuk kepemimpinan Puskesmas Bintauna Pantai.
Pergantian ini bukan sekadar seremonial pergantian jabatan, tetapi juga membawa harapan baru bagi peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.
Setelah sebelumnya dipimpin Ledia Bangko, S.Kep., M.Kes, tongkat estafet kepemimpinan kini dipercayakan kepada Ni Wayan Sentani, SKM, yang ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Puskesmas Bintauna Pantai.
Penunjukan itu tertuang dalam Surat Bupati Bolaang Mongondow Utara Nomor 800/BKPSDM/BMU/62/V/2026, dengan masa tugas selama tiga bulan, terhitung mulai 5 Mei 2026.
Kepala Dinas Kesehatan Bolmut, Sofian Mokoginta, menegaskan pergantian ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus langkah untuk menjaga ritme pelayanan kesehatan tetap optimal.
Namun lebih dari itu, pimpinan daerah menaruh harapan besar agar kepemimpinan baru mampu menghadirkan terobosan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
“Kami berharap pimpinan yang baru bisa membawa ide-ide segar dan inovasi nyata untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Bintauna Pantai,” ujar Sofian usai penyerahan SK yang dirangkaikan dengan serah terima jabatan di ruang pertemuan Puskesmas Bintauna Pantai, Selasa.
Menurut Sofian, menjaga pelayanan tetap berjalan baik saja belum cukup. Kepemimpinan baru juga dituntut mampu membangun kekompakan internal tim, memperkuat kualitas layanan, dan meminimalkan keluhan dari masyarakat.
“Harapan kami, termasuk harapan pimpinan daerah, kebersamaan tim kerja tetap terjaga. Buat inovasi baru, perkuat pelayanan, dan usahakan jangan sampai masyarakat mengeluhkan layanan kesehatan,” katanya.
Di sisi lain, Dinas Kesehatan juga memberikan apresiasi kepada Ledia Bangko atas dedikasi selama memimpin Puskesmas Bintauna Pantai.
Momentum serah terima jabatan itu turut dihadiri Kepala BKPSDM Bolmut Mirwan Datukramat, Sekretaris Dinas Kesehatan Bolmut Titiek Kartini Wenur, serta jajaran tenaga kesehatan Puskesmas Bintauna Pantai.
Pergantian ini menjadi awal dari babak baru pelayanan kesehatan di Bintauna Pantai. Tantangannya kini, seberapa cepat inovasi itu bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.













