Hibata.id – Wakil Wali Kota Kotamobagu, Rendy Virgiawan Mangkat, mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi Tahun 2026 di Kota Kotamobagu yang dipusatkan di Alun-alun Boki Hontinimbang, Senin, 15 Juni 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kotamobagu, Jasni Makalunsenge, Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu Sofyan Mokoginta, para pimpinan organisasi perangkat daerah, serta camat, lurah, dan sangadi se-Kota Kotamobagu.
Dalam sambutannya, Rendy menyampaikan apresiasi kepada BPS Kota Kotamobagu atas pelaksanaan pencanangan Sensus Ekonomi 2026 yang dinilai memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah.
“Saya atas nama pribadi dan jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pimpinan dan seluruh jajaran Badan Pusat Statistik Kota Kotamobagu atas pelaksanaan kegiatan Pencanangan Sensus Ekonomi Tahun 2026,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan agenda nasional yang sangat penting karena dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan struktur perekonomian Indonesia.
Menurutnya, data yang dihasilkan dari sensus ini akan menjadi dasar penting dalam perumusan kebijakan pembangunan ekonomi di daerah.
“Mengingat pentingnya pelaksanaan Sensus Ekonomi Tahun 2026, saya menginstruksikan kepada seluruh perangkat daerah, camat, lurah/sangadi, serta seluruh pemangku kepentingan untuk memberikan dukungan penuh, membangun sinergi, dan memperkuat kolaborasi agar pelaksanaannya berjalan lancar, aman, dan sukses,” kata Rendy.

Ia juga mengajak seluruh pihak menjadikan Sensus Ekonomi 2026 sebagai momentum bersama untuk mendata secara akurat seluruh potensi dan kekuatan ekonomi di Kota Kotamobagu.
“Ini adalah momentum penting untuk mencatat seluruh potensi ekonomi daerah secara lengkap dan akurat,” tambahnya.
Pemerintah Kota Kotamobagu berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat menghasilkan data yang valid dan komprehensif sebagai dasar penguatan perencanaan pembangunan ekonomi daerah ke depan.












