Bone Bolango

Kementan RI Beberkan Dua Strategi Tingkatkan Produktivitas Petani Sawah di Bonebol

×

Kementan RI Beberkan Dua Strategi Tingkatkan Produktivitas Petani Sawah di Bonebol

Sebarkan artikel ini
Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementan RI, Prayudi Syamsuri didampingi Bupati Bone Bolango Merlan S. Uloli saat melakukan Panen Padi Sawah di Desa Iloheluma Kecamatan Tilongkabila, Selasa (19/3/2024). (F.Indra)
Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementan RI, Prayudi Syamsuri didampingi Bupati Bone Bolango Merlan S. Uloli saat melakukan Panen Padi Sawah di Desa Iloheluma Kecamatan Tilongkabila, Selasa (19/3/2024). (F.Indra)

“Jika bisa ini segera dilakukan dan para penyuluh agar lebih aktif untuk menampung masukan dan aspirasi dari para petani dan kelompok tani,”beber Prayudi.

Sementara itu, Bupati Bone Bolango, Merlan S. Uloli mengapresiasi langkah dari Kementan RI tersebut. Menurutnya langkah tersebut sangat penting sekali guna menekan angka inflasi yang begitu tinggi di daerah ini.

Baca Juga:  Kejari Bone Bolango Amankan 35 Kendaraan Dinas, Nilainya Rp1,67 Miliar

Baca Juga: ​​Pasar Senggol di Kota Gorontalo akan kembali Digelar

“Kami bersyukur hari ini bisa dilaksanakan gerakan tanam Padi Gogo dan panen padi sebagai langkah konkret dalam penanggulangan darurat pangan. Insya Allah kedepan program ini bisa berkelanjutan dan petani kita bisa mendapatkan bantuan pupuk yang menjadi momok selama ini,”ujar Merlan.

Baca Juga:  Pemkab Bone Bolango Perkuat Komitmen Kabupaten Layak Anak Lewat Coaching Clinic

Hal yang sama juga disampaikan oleh Penjabat Gubernur Gorontalo yang diwakili Asisten II Setda Bone Bolango, Handoyo Sugiharto. Menurutnya langkah cepat perlu dilakukan dalam menanggulangi darurat pangan dan inflasi yang begitu tinggi.

Baca Juga:  160 Desa Disasar, Kejari Bone Bolango Genjot Kepatuhan Jaminan Sosial Pekerja

Handoyo menuturkan dampak El Nino yang terjadi beberapa bulan kemarin sudah sangat mengkhawatirkan untuk Provinsi Gorontalo. Ia menambahkan ketersediaan beras kedepan di Provinsi Gorontalo agak terbatas yang dapat berdampak pada darurat pangan.