Kota Gorontalo

Kota Gorontalo Masuk 10 Besar Kota Teraman, Pemkot Buka Pintu Investasi

×

Kota Gorontalo Masuk 10 Besar Kota Teraman, Pemkot Buka Pintu Investasi

Sebarkan artikel ini
Kota Gorontalo dari udara. (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)
Kota Gorontalo dari udara. (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)

Hibata.id – Kota Gorontalo masuk dalam jajaran 10 kota paling aman dan nyaman di Indonesia. Pemerintah Kota Gorontalo ingin menjadikan capaian tersebut sebagai modal untuk menarik lebih banyak investasi ke daerah.

Kota Gorontalo berada di posisi ketujuh dalam daftar tersebut dan disebut menjadi satu-satunya daerah di Pulau Sulawesi yang masuk dalam 10 besar.

Bagi Pemerintah Kota Gorontalo, keamanan bukan sekadar predikat. Kondisi tersebut dinilai dapat menjadi salah satu pertimbangan dunia usaha ketika memilih lokasi untuk mengembangkan kegiatan ekonomi.

Juru Bicara Wali Kota Gorontalo, Jeffry As. Rumampuk, mengatakan pemerintah ingin menjaga kondisi keamanan sekaligus membenahi berbagai aspek yang berkaitan dengan iklim investasi.

“Keamanan dan kenyamanan merupakan salah satu fondasi penting bagi aktivitas ekonomi. Karena itu, kami melihat kondisi ini sebagai modal untuk membangun kepercayaan dunia usaha dan membuka ruang investasi yang lebih besar di Kota Gorontalo,” ujar Jeffry.

Ia mengajak investor maupun calon investor datang langsung melihat potensi usaha yang tersedia di Kota Gorontalo.

Baca Juga:  Delegasi Kota Gorontalo Sukses Pertahankan Gelar Juara Umum di STQH ke-28 Tingkat Provinsi

“Kota Gorontalo terbuka untuk investasi. Silakan melihat dan menangkap peluang usaha yang ada di kota ini. Pemerintah Kota Gorontalo siap memberikan perhatian dan dukungan sesuai kewenangan pemerintah,” katanya.

Menurut Jeffry, pemerintah akan memberikan fasilitasi sesuai ketentuan, mulai dari koordinasi antarlembaga hingga pelayanan administrasi dan perizinan.

Ia memastikan pemerintah daerah terbuka berdialog dengan pelaku usaha untuk mengetahui kebutuhan dan kendala yang dihadapi investor.

“Investor jangan ragu datang ke Kota Gorontalo. Pemerintah terbuka untuk berdiskusi, mendengar kebutuhan dunia usaha dan memberikan fasilitasi sesuai aturan yang berlaku,” ujar dia.

Investasi Harus Berdampak ke Masyarakat

Pemkot Gorontalo berharap investasi yang masuk tidak berhenti pada bertambahnya aktivitas bisnis. Pemerintah ingin investasi turut menciptakan lapangan kerja dan membuka peluang bagi pelaku usaha lokal.

Jeffry mengatakan tenaga kerja lokal, UMKM, perdagangan, dan sektor jasa harus memperoleh manfaat dari masuknya investasi.

“Yang pemerintah harapkan adalah investasi yang tumbuh bersama masyarakat. Ada tenaga kerja lokal yang terserap, ada UMKM yang mendapatkan peluang, ada sektor perdagangan dan jasa yang ikut bergerak. Jadi manfaat investasi bisa dirasakan lebih luas,” katanya.

Baca Juga:  Kawasan Perlimaan Kota Gorontalo Bakal Ditata Kembali

Kota Gorontalo memiliki posisi strategis sebagai pusat pemerintahan, perdagangan, dan jasa di Provinsi Gorontalo. Posisi tersebut menjadi salah satu potensi yang dapat ditawarkan kepada investor.

Pertumbuhan ekonomi Provinsi Gorontalo juga menjadi konteks bagi pemerintah daerah dalam mendorong aktivitas ekonomi.

Data Badan Pusat Statistik mencatat ekonomi Provinsi Gorontalo tumbuh 7,68 persen secara tahunan pada triwulan I 2026. Pada triwulan II 2026, ekonomi provinsi tersebut tumbuh 6,20 persen secara tahunan.

Jeffry mengingatkan angka tersebut merupakan pertumbuhan ekonomi Provinsi Gorontalo, bukan secara khusus Kota Gorontalo.

“Kita ingin pertumbuhan ekonomi regional tersebut ikut membuka peluang bagi Kota Gorontalo. Karena itu, pemerintah kota akan terus memperkuat sektor perdagangan, jasa, UMKM dan berbagai aktivitas ekonomi lainnya,” ujarnya.

Predikat Aman Bukan Tujuan Akhir

Pemerintah Kota Gorontalo tidak ingin menjadikan predikat kota aman sebagai tujuan akhir. Keamanan, menurut Jeffry, harus terus dipelihara dan berjalan bersama dengan peningkatan pelayanan publik serta kemudahan berusaha.

Baca Juga:  Wujudkan Komitmen Bersama, Pemkot Gorontalo Bentuk Satgas Anti Narkoba

“Predikat kota aman bukan tujuan akhir, namun adalah modal yang harus kita jaga. Selanjutnya bagaimana keamanan, pelayanan, kemudahan berusaha dan potensi ekonomi yang kita miliki dapat menjadi daya tarik bagi investor,” kata Jeffry.

Ia kembali mengundang pelaku usaha untuk melihat langsung peluang yang ada di Kota Gorontalo.

“Kota Gorontalo aman, masyarakatnya terbuka dan pemerintahnya siap berkomunikasi dengan dunia usaha. Bagi investor yang ingin mengembangkan usaha, kami persilakan datang dan melihat langsung potensi yang ada,” ujarnya.

Pemkot Gorontalo berharap keamanan, posisi strategis, aktivitas perdagangan dan jasa, serta pertumbuhan ekonomi regional dapat menjadi bagian dari ekosistem yang mendorong investasi sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel