Sosial

Hukum Islam Jika Daging Kurban Jadi ‘Tola-Tola’ Minuman Keras

×

Hukum Islam Jika Daging Kurban Jadi ‘Tola-Tola’ Minuman Keras

Sebarkan artikel ini
Daging Kurban/Hibata.id
Daging Kurban/Hibata.id

Hibata.id – Islam adalah agama yang sangat memperhatikan tata cara hidup, termasuk dalam hal konsumsi makanan dan minuman.

Baca Juga: Jelang Idul Adha, Pembuat Kue Kering di Bone Bolango Kebanjiran Orderan

Scroll untuk baca berita

Dalam konteks daging kurban, yang merupakan salah satu ibadah besar dalam Islam, ada beberapa hukum yang harus diperhatikan terkait cara mengonsumsinya.

Baca Juga:  Elnino Mohi Yakin Amran-Irwan Unggul di Pilkada Bone Bolango

Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah bagaimana hukum Islam jika daging kurban disajikan dan disantap bersama minuman keras atau orang Gorontalo menyebutnya Tola-Tola.

Baca Juga:  Kisah Gias, Anak Usia Dini di Gorontalo Dipaksa Jualan Demi Bayar Hutang Orang Tua

Baca Juga: 5 Olahan Daging Kurban yang Tidak Membosankan

Kurban dalam Islam

Kurban, atau qurban, adalah ibadah yang dilakukan oleh umat Islam pada Hari Raya Idul Adha dan hari-hari Tasyriq. Hewan yang biasa dijadikan kurban antara lain sapi, kambing, domba, atau unta.

Baca Juga:  Petani Plasma Buol dan Buruh Kebun PT HIP Bentrok, 3 Orang Cedera

Baca halaman berikutnya…